Dark/Light Mode

CEO Lippo Sebut Ara ‘Bulldozer’ Perumahan Rakyat

Kamis, 15 Januari 2026 19:11 WIB
CEO Lippo Group, James Riady di acara Evaluasi Kinerja Program Perumahan 2025 dan Program Strategis Sektor Perumahan Awal 2026 di Jakarta Kamis (15/1/2026). Foto: Fik
CEO Lippo Group, James Riady di acara Evaluasi Kinerja Program Perumahan 2025 dan Program Strategis Sektor Perumahan Awal 2026 di Jakarta Kamis (15/1/2026). Foto: Fik

RM.id  Rakyat Merdeka - CEO Lippo Group, James Riady, menilai kepemimpinan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait telah membawa perubahan nyata dalam sektor perumahan nasional.

Menurut James, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga menjadi penggerak, pemersatu, sekaligus penyemangat ekosistem perumahan Indonesia.

“Di bawah kepemimpinan Pak Ara, PKP bukan menunggu ekosistem datang. Beliau justru aktif mengumpulkan, menggerakkan, dan menyatukan semua pihak,” ujar James saat hadir dalam acara Evaluasi Kinerja Program Perumahan 2025 dan Program Strategis Sektor Perumahan Awal 2026 di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

James menyebut Menteri PKP sebagai cheerleader sekaligus meeting organizer yang luar biasa. Intensitas koordinasi yang tinggi dinilai mampu membangun keselarasan sejak awal, bukan sekadar merespons masalah ketika sudah terjadi.

“Saya sudah membangun kota baru sejak 1990, dari Cikarang 5.000 hektare, Karawaci 2.000 hektare, hingga proyek di China dan Korea. Tapi gaya kepemimpinan seperti ini, saya belum pernah lihat di negara lain,” katanya.

Baca juga : Lavrov Sebut Ukraina Serang Kediaman Putin, Zelensky Membantah

Ia menegaskan, peran Menteri PKP sangat krusial karena sektor perumahan tidak bisa bergerak hanya dengan aturan di atas kertas. Dibutuhkan energi, keberanian, dan keyakinan bersama.

Menurut James, capaian paling nyata dalam setahun terakhir adalah masuknya isu perumahan sebagai perhatian langsung Prabowo Subianto dan menjadi agenda strategis nasional di era Pemerintahan Merah Putih.

“Ini tidak otomatis terjadi. Ini hasil kepemimpinan yang gigih, konsisten, dan tidak lelah. Pak Ara ini seperti bulldozer. Bukan untuk merusak, tapi membuka jalan dan menyingkirkan hambatan,” tegasnya.

Capaian kedua, lanjut James, adalah perubahan pola koordinasi antarpelaku yang kini dilakukan lebih awal dan proaktif. Forum-forum lintas sektor dinilai menciptakan keselarasan sejak awal tahun, bukan ketika masalah sudah muncul.

“Ini pergeseran penting dari pola reaktif menjadi kolaborasi yang antisipatif di sektor perumahan,” ujarnya.

Baca juga : FLPP 2026 Digeber, Ara Instruksikan Ekosistem Perumahan Bergerak Cepat

Ketiga, sektor perumahan kini dipandang bukan hanya sebagai program sosial, tetapi juga penggerak ekonomi, pencipta lapangan kerja, dan pembentuk masa depan perkotaan Indonesia.

Dukungan Politik dan Publik

Memasuki 2026, James menilai tantangan utama bukan lagi arah kebijakan. Visi sudah jelas, dukungan politik dan publik telah terbentuk. Masalah utama justru berada di sisi pasokan (supply side), bukan permintaan.

“Ini bukan karena pengusaha tidak punya kapasitas atau kemauan. Potensinya luar biasa. Bahkan pasar non-FLPP, yang komersial, jauh lebih besar,” katanya.

James mencontohkan proyek komersial di daerah yang awalnya dipandang biasa, namun ternyata memiliki potensi ekonomi yang sangat besar.

Baca juga : Pelindo Sebar Ribuan Seragam Baru Untuk Porter Pelabuhan

Untuk 2026, James menyampaikan tiga harapan utama. Pertama, konsistensi kebijakan lintas kementerian dan lembaga agar ekosistem bergerak dengan kepastian dan kepercayaan. Kedua, kebijakan yang tetap membumi dan realistis agar rumah layak dan terjangkau benar-benar terwujud. Ketiga, dialog dan silaturahmi yang berkelanjutan.

“Masalah perumahan tidak pernah selesai dengan satu keputusan, tapi melalui proses bersama yang terus diperbaiki,” ujarnya.

Menutup sambutannya, James menyampaikan apresiasi kepada Menteri PKP beserta seluruh jajaran atas kepemimpinan, keterbukaan, dan kerja keras yang ditunjukkan.

“Kami mendoakan Pak Menteri dan jajaran senantiasa diberi kesehatan, keberanian, dan keteguhan hati dalam mengemban amanah besar ini,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.