Dark/Light Mode

Hilang Kontak Di Wilayah Maros, Pesawat ATR 42-500 Angkut 11 Orang

Minggu, 18 Januari 2026 07:55 WIB
Tempat pesawat ATR 42-500 diduga jatuh di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (17/1/2026). (Foto: Dok. Basarnas Makassar)
Tempat pesawat ATR 42-500 diduga jatuh di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (17/1/2026). (Foto: Dok. Basarnas Makassar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabar duka datang dari dunia penerbangan Indonesia. Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) diduga jatuh di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (17/1/2026). 

Pesawat dengan registrasi PKTHT itu terbang dengan rute Yogyakarta–Makassar. Pesawat lepas landas dari Bandara Adisucipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Namun, pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak di sekitar wilayah Kabupaten Maros, sekitar pukul 13.00 WITA. 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F Laisa menjelaskan, pesawat itu hilang kontak di sekitar kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulsel. Pesawat kehilangan komunikasi setelah diarahkan oleh Air Traffic Control (ATC) Makassar untuk melakukan pendaratan di landasan pacu 21 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. 

Baca juga : Banjir Seminggu, Warga Pati Cari Makan Pake Perahu

“Namun pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya. Sehingga ATC memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi,” ujar Lukman dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026). 

Ia menjelaskan, ATC Makassar kemudian menyampaikan beberapa instruksi lanjutan. Instruksi tersebut bertujuan membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan sesuai prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus. 

“Menindaklanjuti kondisi tersebut, ATC mendeklarasikan fase darurat Detresfa (Distress Phase) sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku,” terang Lukman. 

Baca juga : Gelar Istighosah Di Pandeglang, PSI Banten Ajak Warga Doakan Korban Bencana

Informasi awal yang diperoleh menyebutkan, jatuhnya pesawat diduga disebabkan kondisi cuaca. Saat kejadian, jarak pandang dilaporkan hanya sekitar 8 kilometer. AirNav Indonesia juga tengah menyiapkan penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) terkait kegiatan pencarian dan pertolongan (Search and Rescue). 

Jumlah orang di dalam pesawat dilaporkan sebanyak 11 orang, terdiri atas delapan awak pesawat dan tiga penumpang. Awak pesawat tersebut yakni Pilot Capt. Andy Dahananto, Second in Command (SIC) First Officer (FO) Yudha Mahardika, Ex-Check Unit Captain (XCU) atau kapten senior Sukardi, serta Flight Operation Officer (FOO) Hariadi. 

Selain itu, terdapat dua Engineer On Board (EOB), yakni Franky D. Tanamal dan Junaidi, serta dua pramugari (Flight Attendant/FA) Florencia Lolita dan Esther Aprilita S. Adapun tiga penumpang tercatat bernama Deden, Ferry, dan Yoga. 

Personel TNI AU bersama Basarnas melakukan pemantauan dari udara di lokasi hilangnya pesawat ATR 400 di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). (Foto: Dok. Basarnas Makassar)

Baca juga : Dideklarasikan Di JCC, Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo Nyapres Di 2029

Berdasarkan data Basarnas Makassar, pesawat tersebut hilang kontak sekitar pukul 13.17 WITA di wilayah Kabupaten Maros. Sebagai langkah awal, Kantor SAR (Kansar) Makassar telah mengirimkan tim penyelamat sebanyak kurang lebih 15 personel ke wilayah tersebut. 

“Tim tersebut berangkat dengan satu unit mobil truk personel, satu unit drone, dan satu unit mobil penyelamat,” ujar perwakilan Kansar Makassar, Hamsidar. 

Sementara itu, tim gabungan TNI dan Basarnas memfokuskan pencarian ke kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, setelah adanya laporan warga yang mengaku melihat asap membubung dan mendengar dentuman keras dari arah pegunungan karst. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.