Dark/Light Mode

DVI Serahkan Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Kepada Pihak Keluarga

Rabu, 21 Januari 2026 17:19 WIB
Jenazah pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita telah diserahkan oleh tim DVI Biddokes Polda Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026). (Foto: ANTARA)
Jenazah pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita telah diserahkan oleh tim DVI Biddokes Polda Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026). (Foto: ANTARA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Sulawesi Selatan telah menyerahkan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 atas nama Florencia Lolita Wibisono (33) kepada pihak keluarga, untuk dibawa pulang dan dimakamkan di Jakarta. Nomor post mortem 62B.01 dinyatakan cocok dengan ante mortem nomor AM004, yang teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono.

Felix, kakak kandung almarhum Florencia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menemukan adiknya, dalam musibah jatuhnya pesawat ATR 42-500 di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/2/2025).

Baca juga : Jenazah Pramugari ATR 42-500 Teridentifikasi, Menteri KKP Ucapkan Belasungkawa

"Terima kasih kepada Basarnas, TNI/Polri, Biddokkes Polda Sulsel, PSDKP, KKP, serta secara khusus kepada perusahaan tempat Florencia bekerja sebagai pramugari di IAT (Indonesia Air Transport) dan Angkasa Pura, serta seluruh pihak yang telah berusaha keras untuk menemukan adik kami," ujar Felix di Makassar, Sulawesi Selatan, seperti dilansir ANTARA, Rabu (21/1/2026).

"Kami mengucap syukur atas apa yang telah dikerjakan bagi kami. Hari ini bisa ditutup petinya, sehingga kami akan segera membawanya ke Jakarta," tutur Felix didampingi saudarinya, Natasha Wibisono.

Baca juga : Jasad Pramugari ATR 42-500 Ditemukan: Posisi Tengkurap, Kaki Kanan Patah

"Kami mendoakan agar jenazah korban lain bisa segera ditemukan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," imbuhnya.

Pihak keluarga turut menyaksikan jenazah korban saat dimasukkan ke dalam peti mati. Terlihat raut wajah kedua kakak almarhum yang sedih dan tak mampu menahan haru.

Baca juga : Basarnas Kerahkan 25 Personel SAR Cari Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros

Usai prosesi penyerahan, peti korban disemayamkan di ruang Posko DVI Biddokes Polda Sulsel. Sekira pukul 16.36 WITA peti jenazah diberangkatkan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros. Rencananya, peti jenazah diterbangkan dari Makassar menuju Jakarta pada pukul 19.00 WITA.

Sejauh ini, dari total 10 orang yang menjadi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500, baru dua jenazah yang berhasil ditemukan. Selain Florencia, satu korban lainnya adalah laki-laki dan belum teridentifikasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.