Dark/Light Mode

Longsor Bandung Barat

BNPB: Tim SAR Evakuasi 53 Kantong Jenazah, 35 Korban Telah Teridentifikasi

Rabu, 28 Januari 2026 23:08 WIB
Kepala BNPB Suharyanto mengunjungi pengungsi korban longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: BNPB)
Kepala BNPB Suharyanto mengunjungi pengungsi korban longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) masih terus dilakukan di lokasi longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat sejak awal terjadi bencana pada Sabtu (23/1/2026) hingga Rabu (28/1/2026).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengapresiasi Tim SAR, yang telah mencatatkan kinerja signifikan sejak hari pertama hingga hari kelima.

Operasi SAR telah berhasil menemukan 53 korban yang terbungkus dalam kantong jenazah. Dari total kantong yang diangkat personel SAR, 35 korban telah teridentifikasi tim DVI. 

"Ahli waris keluarga korban teridentifikasi telah mendapatkan santunan dari Kementerian Sosial," kata Suharyanto, Rabu (28/1/2026).

Baca juga : Update Longsor Cisarua: 48 Kantong Jenazah Dievakuasi, 33 Warga Masih Hilang

Modifikasi Cuaca

BNPB mendukung operasi SAR dengan melakukan operasi modifikasi cuaca atau OMC, mengingat cuaca hujan dapat memperlambat upaya di lapangan. Karena kondisi tanah yang labil akan membahayakan para personel, saat beroperasi  di kawasan longsoran. 

Dalam melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi terdampak, Tim SAR dibantu alat berat dan anjing pelacak.

"Masa tanggap darurat ditargetkan selesai dalam dua minggu ini, dan tidak diperpanjang. Semoga,  situasi pascabencana dapat segera kembali pulih dan terkendali," tutur Suharyanto.

Baca juga : BNPB: 20 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat Sudah Teridentifikasi

Terkait proses pemulihan, BNPB dan pemerintah daerah melaporkan, jumlah rumah rusak berat atau hancur akibat longsor mencapai 48 unit. Rumah-rumah yang terancam, harus segera diidentifikasi dan direlokasi. 

BNPB meminta pemerintah daerah untuk mencarikan lokasi atau lahan yang nantinya diperuntukkan untuk relokasi warga terdampak tanah longsor.

Selain itu, BNPB juga akan memberikan bantuan dana tunggu hunian kepada keluarga yang terdampak langsung, dan saat ini tinggal bersama keluarga atau kerabat. Pemberian bantuan akan diberikan pada Januari ini hingga Maret nanti. 

Kunjungan kedua Kepala BNPB di lokasi terdampak juga bertujuan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.

Baca juga : Longsor Bandung Barat, Basarnas: 61 Korban Tertimbun, 29 Jenazah Dievakuasi

"Bantuan dari banyak pihak telah membantu masyarakat korban longsor," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.