Dark/Light Mode

Mitra SPPG Wajib Siapkan Ruang Istirahat dan Peralatan Baru di Dapur MBG

Kamis, 12 Februari 2026 14:14 WIB
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang memeluk Nia Hastuti, Pengawas Keuangan SPPG Trenggalek Pogalan, Trenggalek, Jawa Timur. (Foto: Tangkapan layar video BGN)
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang memeluk Nia Hastuti, Pengawas Keuangan SPPG Trenggalek Pogalan, Trenggalek, Jawa Timur. (Foto: Tangkapan layar video BGN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tangis gadis berjilbab hitam langsung membuncah ketika Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang memeluknya. 

"Sudah-sudah, jangan menangis, kamu harus kuat, kamu harus tetap semangat," kata Nanik, sambil mengelus-elus punggung gadis itu yang masih terguncang-guncang karena isak tangis. 

Gadis berseragam putih hitam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu bernama Nia Hastuti. Dia adalah Pengawas Keuangan di SPPG Trenggalek Pogalan, di Dusun Duwet, Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur itu. Nia menumpahkan semua keluh kesahnya kepada Nanik.

Momen mengharukan di Sun Hotel, Madiun, malam itu, terjadi ketika Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik memberikan pengarahan dalam acara Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Pengawas Gizi, Pengawas Keuangan, dan Jurutama Masak, se-Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Ponorogo, di Madiun, akhir pekan lalu. 

Baca juga : Pramono Pastikan 270 Ribu Peserta PBI BPJS Dapat Layanan Kesehatan di Jakarta

Setelah menjelaskan tentang berbagai kewajiban dan tanggung jawab para Pengawas Gizi, Pengawas Keuangan, dan Jurutama Masak, Nanik memberikan kesempatan mereka untuk bertanya. Saat itulah Nia mengeluhkan tentang tidak adanya ruang untuk istirahat bagi Kepala SPPG, Pengawas Keuangan, terutama Pengawas Gizi di dapur SPPG itu. 

“Kami merasa kasihan sekali kepada Pengawas Gizi kami, karena setiap hari terpaksa tidur di lantai di bawah meja kantor tanpa kasur karena tidak ada ruang istirahat. Padahal setiap hari dia tidak tidur semalaman karena mengawasi proses masak," ujarnya, sambil menangis.

Nia mengaku sudah berkali-kali mengingatkan Mitra SPPG, dan meminta dibuatkan ruang istirahat untuk mereka. Tapi, yayasan yang menjadi Mitra dapur SPPG itu tak juga menyiapkannya. Begitu juga ketika mereka meminta agar AC dan peralatan dapur yang rusak diperbaiki.

"Sudah beberapa kali saya mengingatkan, tapi tidak juga dilakukan dengan alasan tidak ada dana..., " kata Nia sambil terisak-isak.

Baca juga : Mitra SPPG Tak Boleh Lepas Tangan, Tapi Dilarang Intervensi Menu MBG

Tak hanya Nia dan kawan-kawan yang tidak mendapatkan fasilitas ruang istirahat. Beberapa Pengawas Gizi dan Pengawas Keuangan yang mengeluhkan tidak adanya ruang istirahat yang seharusnya disiapkan Mitra. Ada yang mendapat kos, tapi berjarak jauh.

"Saat pulang Jumat (dini hari) lalu saya mengalami kecelakaan," kata Dewi Nur, seorang Pengawas Gizi Kota Madiun, sambil menangis pula. 

Mendengar pengaduan mereka, Nanik langsung memerintahkan kepada Mahda Pradewa, Koordinator Regional SPPG Jawa Timur, untuk mencatat semua Mitra SPPG yang enggan menyiapkan tempat istirahat untuk para pengelola SPPG, dan memberikan peralatan bekas untuk dapur MBG. 

Menurut Nanik, Mitra yang tidak mau menyediakan ruang istirahat untuk Kepala SPPG, Pengawas Gizi, dan Pengawas Keuangan, akan di-suspend. “Bilang sama pemilik, ya… Ibu Waka sudah marah bener malam ini… Saya tutup atau segera membuat kamar!” ujarnya, dengan tegas. 

Baca juga : Airlangga Paparkan Tiga Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI Di UGM

Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG itu menegaskan bahwa Mitra wajib menyiapkan ruang istirahat yang layak untuk para pengelola SPPG. Mitra juga harus menyiapkan peralatan baru dan segera menggantinya jika terjadi kerusakan.

"Mitra sudah menerima Rp 6 juta tiap hari, jangan enak-enakan. Mitra harus bertanggung jawab," ujar Nanik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.