Dark/Light Mode

Sempat Alami Pendarahan, Nadiem Ngaku Dirawat 4 Hari di Rumah Sakit

Senin, 23 Februari 2026 13:14 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim sempat mengalami pendarahan dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dia dibantarkan dan dirawat di rumah sakit selama empat hari.

Nadiem menyampaikan kondisinya dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).

Mulanya, ketua majelis hakim Purwanto S. Abdullah menanyakan kondisi kesehatannya Nadiem usai membuka jalannya persidangan.

Baca juga : KPK Perpanjang Pencegahan Eks Menag Yaqut di Kasus Kuota Haji

"Untuk hari ini, Saudara Terdakwa sehat?" tanya hakim Purwanto.

"Sehat, Yang Mulia. Terima kasih. Siap menjalani sidang," jawab Nadiem.

Berikutnya, hakim menanyakan apakah Nadiem pernah menjalani pembantaran selama dua pekan ini. Nadiem mengaku menjalani perawatan di rumah sakit pada Rabu (18/2) hingga Minggu (22/2).

Baca juga : Sembako Di Awal Ramadan, Harga Naik, Tapi Relatif Stabil

"Ada, Yang Mulia. Ada empat hari untuk menerima perawatan karena saya mengalami pendarahan. Tapi alhamdulillah, di rumah sakit berhasil ditangani, dari hari Rabu sampai dengan hari sampai Minggu," timpal Nadiem.

Dalam perkara ini, jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung (Kejagung) mendakwa Nadiem melakukan korupsi secara bersama-sama dalam proyek pengadaan laptop Chromebook dan CDM pada program digitalisasi pendidikan tahun 2019–2022.

Perbuatannya mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 2,1 triliun. Angka tersebut berasal dari kemahalan harga dalam pengadaan Chromebook sejumlah Rp 1,5 triliun serta pengadaan CDM yang tidak diperlukan dan tidak bermanfaat sebesar 44.054.426 dolar Amerika Serikat atau setara Rp 621,3 miliar.

Baca juga : Penyesuaian Jadwal Whoosh Berlaku Hari Ini, Penumpang Diminta Cek Tiket

Jaksa menyebut, pengadaan laptop Chromebook dan CDM ini pun telah memperkaya sejumlah pihak. Salah satunya Nadiem Makarim sebesar Rp 809,5 miliar yang berasal dari PT AKAB melalui PT Gojek Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.