Dark/Light Mode

Gerindra Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Nasional

Minggu, 8 Maret 2026 06:45 WIB
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Tedy Kroen/rm.id)
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Tedy Kroen/rm.id)

 Sebelumnya 
Dia menyebut persatuan nasional menjadi landasan penting agar berbagai program prioritas Pemerintahan Prabowo dapat berjalan optimal demi kesejahteraan rakyat. Boni menyoroti dua krisis geopolitik besar yang saat ini mengguncang dunia, yakni konflik di kawasan Timur Tengah serta perang antara Rusia dan Ukraina yang belum juga berakhir. 

Menurutnya, konflik tersebut berdampak luas, mulai dari kenaikan harga komoditas, gangguan rantai pasok global, fluktuasi nilai tukar, hingga ketidakstabilan pasar keuangan internasional. 

Konflik di Timur Tengah, kata dia, berdampak langsung pada harga energi global dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi negara berkembang, termasuk Indonesia. 

Baca juga : Perkuat Soliditas Internal, Musda XI Golkar Kalbar Berlangsung Aklamasi

Sementara perang Rusia–Ukraina turut mengganggu pasokan pangan dan energi dunia, memicu inflasi global, serta memaksa setiap negara memperkuat ketahanan nasionalnya. 

“Indonesia menghadapi tekanan eksternal berupa fluktuasi harga, gangguan rantai pasok, dan tekanan fiskal. Karena itu, persatuan nasional menjadi sangat mendesak,” ujarnya. 

Boni menegaskan Pemerintah tidak bisa menghadapi tantangan kompleks tersebut sendirian. Dukungan aktif dari masyarakat sipil diperlukan agar mesin pemerintahan dapat bekerja maksimal. 

Baca juga : Garuda Pastikan Kualitas Layanan Tetap Terjaga

Menurutnya, dukungan masyarakat bukan berarti bersikap pasif atau menerima semua kebijakan tanpa kritik. “Dukungan itu berarti berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam proses berbangsa dan bernegara,” jelasnya. 

Dia juga menyoroti tiga program utama pemerintah yang memerlukan dukungan luas masyarakat, yakni ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta penguatan layanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan. 

Boni menilai seruan persatuan nasional dari Dasco merupakan respons rasional terhadap tantangan yang dihadapi bangsa. Di antaranya fragmentasi sosial di ruang digital, tekanan geopolitik global, serta kebutuhan mempercepat realisasi program kesejahteraan rakyat. 

Baca juga : Stimulus Lebaran Jadi Motor Ekonomi Nasional

Karena itu, Boni mengajak masyarakat sipil memberikan kontribusi konkret sesuai kapasitas masing-masing. “Persatuan nasional adalah investasi terbaik yang dapat diberikan masyarakat sipil kepada bangsa. Mari bersatu, bukan untuk satu golongan, tetapi untuk seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Boni. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.