Dark/Light Mode

KSP Jamin Stok BBM Dan Listrik Aman Terkendali Selama Mudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 16:24 WIB
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Muhammad Qodari saat konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/03/2026). Foto: Khoirul Umam/RM
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Muhammad Qodari saat konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/03/2026). Foto: Khoirul Umam/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Muhammad Qodari, memastikan ketahanan energi nasional tetap berada dalam kondisi aman terkendali menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2026. 

Qodari menegaskan bahwa sektor energi merupakan pilar utama kekuatan bangsa dalam visi Presiden Prabowo Subianto untuk menjamin kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan libur lebaran.

“Ketahanan energi adalah fondasi utama kemandirian bangsa. Melalui perluasan akses dan transisi ke energi hijau, pemerintah berkomitmen mewujudkan keadilan energi hingga ke pelosok desa,” ujar Qodari di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/03/2026).

Pemerintah, sebutnya menempatkan ketersediaan akses energi sebagai fondasi kemandirian yang harus dirasakan hingga ke tingkat desa. Qodari menjelaskan bahwa upaya pemenuhan kebutuhan energi saat ini tidak hanya fokus pada kecukupan stok, tetapi juga pada transisi energi hijau yang berkeadilan. 

Baca juga : Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Keberhasilan program kelistrikan di wilayah terpencil, seperti di Pulau Sakala dan Pulau Karamian, menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam mengalihkan ketergantungan masyarakat dari mesin diesel ke tenaga surya yang lebih stabil.

Guna mengantisipasi lonjakan beban puncak listrik saat lebaran, pemerintah telah menyiagakan sistem kelistrikan dengan daya mampu pasok mencapai 51.608 Megawatt. 

Dengan proyeksi beban puncak sebesar 47.198 Megawatt, terdapat cadangan daya sekitar 9,3 persen yang dipastikan cukup untuk menjaga stabilitas aliran listrik nasional. 

Selain itu, Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) telah melampaui target dengan menyasar lebih dari 220 ribu rumah tangga hingga pertengahan Maret ini.

Baca juga : PLN Pastikan Pasokan Energi Primer Aman Selama Ramadan Lebaran

"Program BPBL turut memperkuat ketahanan energi nasional melalui perluasan akses listrik bagi masyarakat yang sebelumnya belum terlayani," jelasnya. 

Ia menambahkan bahwa kehadiran listrik yang legal dan aman secara langsung akan menopang aktivitas ekonomi warga di daerah.

Terkait mobilitas masyarakat, pemerintah melakukan persiapan ekstra pada jalur mudik dengan menyiagakan 1.681 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 994 lokasi, atau meningkat 1,7 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, untuk pengguna kendaraan konvensional, distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dipastikan berjalan lancar melalui dukungan 125 terminal BBM dan 7.885 SPBU yang beroperasi penuh selama 24 jam selama periode libur panjang.

Langkah antisipatif ini diperkuat dengan pengaktifan Posko Nasional Sektor ESDM sejak 12 hingga 31 Maret 2026. Qodari optimistis bahwa seluruh infrastruktur energi yang telah disiapkan secara matang akan membuat prosesi mudik tahun ini berjalan tanpa kendala berarti di sektor bahan bakar maupun kelistrikan.

Baca juga : Jamkrindo Lepas Peserta Mudik Gratis BUMN 2026

“Melalui kesiapan ini, masyarakat diharapkan dapat menjalani libur Idulfitri dengan tenang, aman, dan nyaman,” tutupnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.