Dark/Light Mode

Kemenhub Minta Operator Utamakan Keselamatan Arus Balik

Selasa, 24 Maret 2026 12:00 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau kesiapan transportasi arus balik Lebaran, Jakarta, Senin (23/3/2026). Dok. Kemenhub
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau kesiapan transportasi arus balik Lebaran, Jakarta, Senin (23/3/2026). Dok. Kemenhub

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan mengingatkan seluruh operator transportasi untuk mengutamakan keselamatan pada arus balik Lebaran 2026. Imbauan ini disampaikan menyusul potensi lonjakan pergerakan masyarakat dalam periode tersebut.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap layanan transportasi. Operator diminta memastikan seluruh armada dalam kondisi laik operasi sebelum digunakan.

“Kami meminta operator mematuhi standar keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca di sepanjang lintasan,” ujar Dudy, Senin (23/3/2026).

Selain armada, kondisi awak kendaraan juga menjadi perhatian. Dudy menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran pengemudi agar tetap prima saat bertugas.

Baca juga : 1,93 Juta Mobil Melintas Di Tol Tangerang-Merak Selama Arus Mudik

Ia mengingatkan operator untuk mematuhi aturan waktu kerja dan waktu istirahat pengemudi. Langkah ini penting untuk mencegah kelelahan yang bisa memicu kecelakaan.

“Pengemudi harus beristirahat cukup dan tidak memaksakan diri saat lelah,” katanya.

Untuk perjalanan jarak jauh, operator diminta menyiapkan pengemudi cadangan. Perjalanan dengan durasi lebih dari delapan jam wajib disertai pergantian pengemudi secara berkala.

Sebagai upaya pengawasan, Kemenhub telah melakukan rampcheck di berbagai moda transportasi. Hingga 23 Maret 2026, sebanyak 60.946 kendaraan darat telah diperiksa.

Baca juga : Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA, Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret

Di sektor penyeberangan, 232 kapal telah menjalani uji kelaiklautan dengan tingkat pemenuhan standar mencapai 91,34 persen. Sementara itu, dari 564 pesawat, sebanyak 372 dinyatakan dalam kondisi siap operasi.

Pada sektor perkeretaapian, 3.679 sarana telah diperiksa dengan tingkat kelaikan mencapai 99,78 persen. Data ini menunjukkan kesiapan sarana transportasi menghadapi arus balik.

Kemenhub juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi terkait kondisi arus balik. Informasi tersebut mencakup lalu lintas dan operasional transportasi di berbagai titik.

Masyarakat diminta memperhatikan prakiraan cuaca dari BMKG sebagai bahan pertimbangan perjalanan. Cuaca ekstrem dinilai berpotensi mengganggu keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Baca juga : Kakorlantas Sarankan Pemudik Manfaatkan WFA untuk Atur Jadwal Arus Balik

Kemenhub memastikan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dengan para pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus balik.

“Dengan kolaborasi yang baik, arus balik diharapkan berjalan aman dan lancar,” tutup Dudy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.