Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
One Way Arus Balik Berlaku, Kakorlantas Imbau Pemudik Atur Waktu Perjalanan
Selasa, 24 Maret 2026 14:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik sejak Selasa (24/3/2026) pukul 14.25 WIB.
Skema one way diberlakukan dari Km 414 Kalikangkung hingga Km 70 Cikampek Utama. Kebijakan tersebut dilepas langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran menteri terkait.
Penerapan rekayasa lalu lintas ini menjadi langkah strategis mengantisipasi lonjakan arus balik yang diprediksi terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan, seluruh kebijakan lalu lintas tahun ini dijalankan berbasis data dan pemantauan real-time di lapangan.
"One way nasional ini adalah langkah terukur berbasis data. Kami melihat potensi bangkitan arus yang sangat tinggi, sehingga harus dikelola sejak awal agar tidak terjadi penumpukan," kata Irjen Agus, Selasa (24/3/2026).
Baca juga : Puncak Arus Balik 24 Maret 2026, Pemudik Diminta Atur Waktu Dan Manfaatkan WFA
Berdasarkan analisis Korlantas, puncak arus mudik sebelumnya mencapai sekitar 270 ribu kendaraan per hari. Sementara hingga saat ini, baru sekitar 43 persen kendaraan yang kembali ke Jakarta.
"Artinya, arus balik masih akan terus bergerak. Karena itu, kami siapkan skenario rekayasa lalu lintas secara bertahap dan fleksibel," ujarnya.
Ia menegaskan, penerapan one way bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan.
"Kalau arus masih tinggi, one way bisa diperpanjang. Tapi kalau sudah landai, akan kita normalisasi. Semua berbasis kondisi real-time," jelasnya.
Baca juga : Rest Area KM 52B Buka-Tutup, JTT Imbau Pemudik Atur Waktu Istirahat
Manfaatkan WFA, Hindari Penumpukan
Kakorlantas juga mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) guna mengurangi kepadatan di puncak arus balik.
"Manfaatkan kebijakan WFA ini dengan bijak. Tidak perlu terburu-buru pulang bersamaan. Dengan memecah waktu kepulangan, perjalanan akan lebih nyaman," imbaunya.
Jangan Gunakan Bahu Jalan untuk Istirahat
Terkait keselamatan, pemudik diminta tidak berhenti di bahu jalan tol karena berisiko tinggi memicu kecelakaan.
Baca juga : Arus Balik Meningkat, DAMRI Layani 31 Ribu Penumpang ke Jakarta
"Bahu jalan hanya untuk keadaan darurat. Jika lelah, gunakan rest area atau keluar tol. Berhenti di bahu jalan sangat berbahaya dan menghambat arus," tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan pulang di waktu yang sama.
"Kalau semua bergerak bersamaan, akan terjadi penumpukan yang merugikan pemudik sendiri," tambahnya.
Polri memastikan, melalui skema rekayasa lalu lintas yang adaptif ini, arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, aman, dan terkendali.
"Kami ingin setiap perjalanan kembali berlangsung aman sampai ke rumah," tutup Irjen Agus.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya