Dark/Light Mode

TNI Bantu Warga Tangani Dampak Gempa M7,6 Di Sulawesi Utara

Kamis, 2 April 2026 16:28 WIB
Prajurit TNI membantu evakuasi dan membersihkan puing bangunan pascagempa di Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026). Dok. Puspen TNI
Prajurit TNI membantu evakuasi dan membersihkan puing bangunan pascagempa di Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026). Dok. Puspen TNI

RM.id  Rakyat Merdeka - Prajurit TNI bergerak cepat menangani dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026). Melalui Kodam XIII/Merdeka, personel langsung diterjunkan membantu pemerintah daerah.

Satuan dari Korem 131/Santiago dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak, terutama di Kota Manado dan Kota Bitung. Prajurit melakukan evakuasi korban, pendataan kerusakan, pembersihan puing, serta membantu warga terdampak.

Di Manado, satu Satuan Setingkat Peleton (SST) gabungan Korem 131/Santiago dan Kodim 1309/Manado melakukan evakuasi dan pembersihan material bangunan rusak, termasuk di sekitar Gedung GOR KONI Sario. Prajurit juga membantu warga yang rumahnya terdampak gempa.

Baca juga : Lima Dampak Kesehatan Situasi Perang

Di Bitung, satu SST dari Kodim 1310/Bitung bersama personel Yonif TP 916/BS diterjunkan untuk menangani rumah rusak berat. Prajurit juga memberi imbauan kepada warga pasca gelombang laut kecil di wilayah pesisir Lembeh dan Kasawari.

Sementara itu, di wilayah Kodim 1302/Minahasa, masing-masing satu SST dikerahkan ke Minahasa dan Minahasa Tenggara. Personel membantu warga sekaligus memantau situasi guna mengantisipasi gempa susulan.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus mengatakan, kehadiran prajurit merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat terdampak bencana.

Baca juga : Brantas Abipraya Garap Pembangunan Sekolah Rakyat Di 7 Wilayah

"Kami telah mengerahkan personel untuk membantu penanganan pascagempa. Evakuasi, pembersihan, hingga pendataan dilakukan secara terpadu," ujarnya.

Selain itu, prajurit juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada, serta mengikuti arahan pemerintah dan informasi resmi dari BMKG.

Hingga kini, situasi di wilayah terdampak berangsur kondusif. Aktivitas masyarakat mulai kembali berjalan normal, sementara TNI terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan di lapangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.