Dark/Light Mode

Prabowo Kebut Restrukturisasi BUMN, 15 Perusahaan Logistik Segera Digabung

Selasa, 7 April 2026 19:34 WIB
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dwi Pambudo/RM
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dwi Pambudo/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah gerak cepat (gercep) merombak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar lebih sehat dan kompetitif. Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria, menegaskan percepatan restrukturisasi ini usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (07/4/2026).

Proses pembenahan ini ditargetkan beres pada tahun ini. Dony berharap penyelesaiannya tidak cuma mengejar tenggat waktu, tapi juga menyentuh persoalan secara mendasar. "Tahun ini kita harus menyelesaikan seluruh restrukturisasi BUMN," ujar Dony kepada wartawan.

Sebagai langkah nyata, pemerintah mulai menggabungkan sejumlah perusahaan di sektor strategis. Beberapa perusahaan pengelola aset akan dilebur menjadi satu entitas yang lebih besar. Hal serupa juga diterapkan pada sektor logistik. Penggabungan 15 perusahaan logistik menjadi satu BUMN nasional ditargetkan rampung dalam sebulan ke depan.

Baca juga : AS-Iran Kembali Bahas Perdamaian, Semoga Perang Segera Berakhir

"Akan kita announce 15 perusahaan menjadi satu perusahaan logistik nasional kita," kata Dony. Ia berharap peleburan ini membuat proses transformasi BUMN makin cepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Pembenahan ini turut menyasar sektor transportasi publik. Elektrifikasi jalur kereta api tengah disiapkan untuk rute Jakarta–Rangkas, Jakarta–Cikampek, dan Jakarta–Sukabumi. Langkah ini diambil demi meningkatkan mutu layanan transportasi massal. 

Di samping itu, pemerintah tengah membereskan masalah utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh. Dony mengaku sudah berdiskusi dan mencapai kesepakatan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Semua proses kajian telah rampung. Tinggal menunggu penyelesaian administrasi formal sebelum mengumumkannya ke publik.

Baca juga : Inovasi & Berkelanjutan, 50 Persen Jabatan Strategis Generali Diisi Perempuan

"Sudah ada kesepakatannya. Sudah selesai," ungkap Dony.

Terkait dampak dinamika global seperti konflik di Timur Tengah, Dony memastikan kondisi BUMN secara umum tetap stabil. Memang ada sedikit penurunan jumlah penumpang di sektor penerbangan akibat pembatasan rute tertentu.

Namun, dampaknya dinilai tidak signifikan terhadap kinerja BUMN secara keseluruhan. Semua upaya transformasi ini dipastikan terus berjalan agar layanan publik makin optimal pada masa mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.