Dark/Light Mode

GMPRI Imbau Pemuda Tak Mudah Termakan Hoaks

Kamis, 9 April 2026 21:34 WIB
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Pemuda Republik Indonesia (DPP GMPRI) periode 2022-2027 Raja Agung Nusantara. Foto: GMPRI
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Pemuda Republik Indonesia (DPP GMPRI) periode 2022-2027 Raja Agung Nusantara. Foto: GMPRI

RM.id  Rakyat Merdeka - Konflik di Timur Tengah (Timteng) antara koalisi Amerika Serikat (AS)–Israel melawan Iran memberikan banyak pelajaran berharga bagi Indonesia.

Perang ini menjadi beban ekonomi dunia dan Indonesia harus siap mengahadapi berbagai gangguan dari dampak dunia Internasional.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Pemuda Republik Indonesia (DPP GMPRI) periode 2022-2027 Raja Agung Nusantara menyatakan, GMPRI sebagai organisasi pemuda dan mahasiswa di seluruh Indonesia mendorong generasi muda agar berbebenah diri, melihat dinamika perang generasi keenam yang melibatkan tekhnologi tinggi, siber, artificial intelligence (AI) dan proksi.

Baca juga : Produksi dan Penjualan PTBA Naik Meski Harga Batu Bara Tertekan

"Indonesia harus segera dibenahi dengan memperkuat rasa nasionalisme generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila," kata Agung dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).

Selain itu, sambungnya, meningkatkan kemampuan digital artificial intelligence (AI ) bagi genasi muda. Kemudian meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak mudah termakan hoaks dan disinformasi yang sengaja dihembuskan di media sosial.

"Imbasnya seperti kejadian di berbagai wilayah di Indonesia pernah terjadi ketika peristiwa Agustus 2025 lebih karena termakan hoaks dan disinformasi generasi muda, pelajar kita terprovokasi hingga berujung kerusuhan," ingatnya.

Baca juga : OJK Pastikan Fundamental Perbankan Tetap Solid Di Tengah Tekanan Global

GMPRI melihat, kunci ketahanan Iran dalam keberhasilan negaranya menanamkan kesadaran berbangsa yang tinggi dan menyadari bahwa keselamatan bangsa hanya bisa dijamin oleh kekuatan sendiri dan menjadi landasan lahirnya sistem pertahanan yang solid.

GMPRI pun mengajak pemuda dan mahasiswa sebagai warga negara Indonesia harus membangun kesadaran kebangsaan tinggi, nasionalisme dan siap berkorban untuk kepentingan nasional.

"GMPRI di seluruh Indonesia secara internal berkomitmen terus membangun rasa nasionalisme dan cinta tanah air," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.