Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo Sindir Pengusaha Tambang Ndablek: Izin Sudah Dicabut, Masih Beraktivitas
Jumat, 10 April 2026 21:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan sindiran keras kepada pengusaha tambang yang tetap beroperasi meski izinnya telah dicabut pemerintah. Ia bahkan menyebut pelaku sebagai “ndablek” karena membandel dan mengabaikan aturan hukum.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam acara penyerahan uang hasil denda administratif Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).
Prabowo mengungkapkan, terdapat pengusaha tambang yang tetap menjalankan aktivitas meskipun izin operasinya telah dicabut sejak bertahun-tahun lalu.
Baca juga : Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Berantas Tambang Ilegal: 1 Minggu Cabut Semua!
“Sudah ada izin yang dicabut oleh Pemerintah RI delapan tahun lalu, tapi pengusaha itu dablek, tetap melaksanakan tambang tanpa izin,” ujarnya.
Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk pembangkangan terhadap hukum sekaligus pelecehan terhadap negara.
Ia menilai, perilaku tersebut tidak menghormati perjuangan para pahlawan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca juga : Pramono Larang Penggunaan Mobil Dinas Saat Pelaksanaan WFH
Karena itu, Prabowo menegaskan telah memerintahkan Jaksa Agung untuk menindak tegas pelanggaran tersebut melalui jalur hukum.
“Kalau tidak mau bekerja sama, pidanakan. Kita tidak ragu-ragu dan tidak gentar,” tegasnya.
Prabowo juga memastikan pemerintah akan terus bersikap tegas dalam menjaga aset negara dan memberantas praktik ilegal di sektor sumber daya alam.
Baca juga : Borneo FC di Persimpangan Juara, Ujian Berat Menanti di Pamekasan
“Semakin kita tegas membela rakyat, semakin kita akan dilawan. Tapi kita tidak gentar, karena rakyat bersama kita,” katanya.
Ia menegaskan, komitmen pemerintah untuk tidak berhenti dalam menindak pelanggaran dan menjaga kekayaan negara.
“Kita tidak akan berhenti, tidak akan gentar. Kita maju terus membela bangsa dan negara,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya