Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budayanya sendiri. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak merasa rendah diri terhadap jati diri bangsa.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sabtu (11/4/2026).
Menurut Prabowo, penghormatan terhadap budaya memiliki pengaruh besar terhadap kekuatan jiwa dan semangat suatu bangsa. Ia menilai, negara-negara maju umumnya memiliki karakter kuat yang tercermin dari penghargaan terhadap warisan budaya mereka.
Baca juga : Pramono: Kanal Banjir Barat Sudah Lama Tidak Dikeruk
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budaya sendiri. Bangsa yang besar menghormati orang tuanya, leluhurnya,” ujar Prabowo.
Ia menjelaskan, seruan tersebut berkaca dari sejarah Indonesia. Pada masa lalu, sebagian golongan terdidik di Tanah Air sempat terpesona oleh hal-hal yang berasal dari luar negeri. Dalam perkembangannya, sikap tersebut memunculkan pola psikologis yang dikenal sebagai inferiority complex, yaitu perasaan rendah diri dan merasa tidak sebanding dengan bangsa lain.
Padahal, menurut Prabowo, Indonesia memiliki banyak hal yang patut dibanggakan, terutama kekayaan budaya yang unik dan tidak dimiliki negara lain.
Baca juga : Prabowo: Bukan Lagi Raksasa Tidur, Indonesia Siap Buat Kejutan Untuk Dunia
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Kita bangga pakai teluk belanga, kita bangga pakai kopiah, kita bangga pakai sarung, kita bangga pakai songket. Ini budaya kita,” katanya.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa sikap bangga terhadap budaya sendiri tidak berarti menutup diri dari pengaruh luar. Indonesia tetap harus menghormati bangsa lain, namun tidak boleh melupakan jati diri.
Baca juga : Prabowo Optimistis, 3 Tahun Lagi RI Bebas Sampah dengan Teknologi Buatan Sendiri
“Kita bangga dengan budaya kita sendiri. Kita hormat sama semua negara, tapi kita tidak boleh lupa bangsa kita sendiri,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya