Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Konsolidasi Nasional Mahasiswa, Pemuda Didorong Kawal Kepentingan Rakyat
Rabu, 22 April 2026 22:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia menggelar konsolidasi nasional di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/4/2026), sebagai upaya memperkuat peran pemuda dalam merespons dinamika global, sekaligus mengawal kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah organisasi mahasiswa, antara lain Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), BEM Nusantara, BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Indonesia (PTMA), serta BEM Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU).
Koordinator BEM SI, Muzammil Ihsan, menyampaikan bahwa perkembangan geopolitik global memiliki dampak langsung terhadap Indonesia.
Oleh karena itu, pemuda diharapkan mampu membaca situasi secara cermat dan mengambil peran strategis dalam mendukung arah pembangunan nasional.
Baca juga : Indonesia Tak Akan Chaos
“Suara pemuda penting sebagai kekuatan kritis yang konstruktif untuk mengawal kebijakan negara agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Muzammil dalam diskusi kebangsaan bertajuk "Merawat Persatuan, Menjaga Indonesia: Suara Pemuda di Tengah Krisis Global".
Ia menegaskan, kekuatan mahasiswa terletak pada persatuan dan kemampuan berpikir kritis. Dengan kedua hal tersebut, gerakan mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa.
Koordinator Nasional BEM PTMAI, Yogi Syahputra Alaydrus, menambahkan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam merespons kebijakan publik.
Menurutnya, partisipasi aktif yang disertai kritik konstruktif dan berbasis data akan memperkuat kualitas kebijakan yang dihasilkan.
Baca juga : Seminar Nasional Petisi Ahli Dorong Sinergi dan Integritas Penegak Hukum
“Pemuda perlu terlibat aktif, memberikan masukan yang solutif, serta mendukung kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutur Yogi.
Sementara itu, Koordinator BEM Nusantara, Muhammad Sardani, menyoroti pentingnya menjaga ruang digital yang sehat di tengah derasnya arus informasi.
“Pemuda memiliki tanggung jawab untuk melawan disinformasi dan memperkuat nilai persatuan, sehingga ekosistem digital tetap kondusif,” ujarnya.
Bendahara Nasional BEM PTNU, Gangga Listiawan, juga menekankan bahwa persatuan nasional merupakan fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Baca juga : Deforestasi Naik, DPR Dorong Kemenhut Perketat Penegakan Hukum
“Pemuda diharapkan menjadi perekat bangsa dengan mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok,” imbau Gangga.
Melalui konsolidasi ini, para peserta berharap terbangun komitmen bersama untuk meningkatkan literasi geopolitik, memperkuat persatuan, serta berkontribusi aktif dalam mengawal kebijakan publik secara konstruktif.
Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi pemuda untuk memperkuat kesadaran kolektif bahwa persatuan nasional merupakan kunci dalam menghadapi tantangan global, mulai dari ketidakstabilan ekonomi, dinamika geopolitik, hingga disrupsi informasi.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, pemuda Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga berperan aktif sebagai mitra strategis dalam menjaga arah pembangunan nasional dan kedaulatan bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya