Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Komunitas Bisnis China Makin Percaya Prospek Ekonomi RI
Kamis, 12 Maret 2026 22:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk China, Djauhari Oratmangun, menyatakan kepercayaan komunitas bisnis China terhadap prospek ekonomi Indonesia terus meningkat. Hal ini terlihat dari kenaikan angka perdagangan dan investasi antara kedua negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Djauhari saat membuka forum Indonesia-China Business Dialogue bertema “Shared Resilience, Shared Future: Investing for a Sustainable Partnership”. Kegiatan ini digelar di Hotel Niccolo Changsha, Provinsi Hunan, China, Selasa (10/3/2026).
Forum tersebut diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing. Acara ini bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Hunan dan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) Hunan Sub-Council.
Sekitar 200 perusahaan dari Indonesia dan China hadir dalam forum tersebut.
Djauhari mengatakan, meningkatnya minat investor China juga dipengaruhi keberhasilan sejumlah perusahaan asal Hunan yang telah lebih dahulu menanamkan modal di Indonesia. Kesuksesan tersebut mendorong pelaku usaha lain untuk mengikuti jejak investasi di Tanah Air.
Baca juga : Dipastikan Purbaya, Ekonomi RI Nggak Bakal Resesi
Djauhari menyebut, kepercayaan ini dibuktikan melalui angka perdagangan dan investasi yang terus meningkat. Pada tahun lalu, total perdagangan kedua negara mencapai 167,48 miliar dolar AS atau sekitar Rp2,8 kuadriliun.
Mantan Dubes RI untuk Rusia itu menambahkan, ekspor Indonesia ke China juga meningkat sebesar 16,7 persen. Sementara, investasi China dan Hong Kong di Indonesia mencapai 18,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 304 triliun.
"Nilai tersebut menjadikan kedua wilayah itu sebagai sumber investasi asing terbesar bagi Indonesia," ujar Djauhari.
Forum dialog bisnis ini menghadirkan berbagai pembicara dari kalangan Pemerintah dan dunia usaha. Di antaranya Sekretaris Deputi Bidang Konektivitas Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Executive Vice President Operasi Sistem Ketenagalistrikan PT PLN (Persero), serta Kepala Kantor Bank Indonesia Beijing.
Dari sektor swasta turut hadir perwakilan Changyuan New Energy Technology (CNGR) Indonesia, Etana Biotechnologies, dan Forest First International.
Baca juga : Rakernas Gekrafs 2026 Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif
Sesi diskusi dipandu Wakil Duta Besar RI di Beijing, dr. Irene. Para pembicara membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Indonesia dan China.
Topik yang dibahas meliputi konektivitas dan logistik, pembangunan infrastruktur energi, serta pengembangan jaringan listrik berbasis energi terbarukan. Selain itu, dibahas pula hilirisasi mineral, pengembangan ekonomi hijau, serta industri kesehatan dan bioteknologi.
Dalam forum tersebut juga diumumkan empat komitmen kerja sama baru. Kesepakatan itu mencakup program pengembangan sumber daya manusia dari CNGR kepada pemerintah Indonesia.
Ada pula kolaborasi riset antara CNGR dan Universitas Gadjah Mada. Selain itu, Pingalax memberikan bantuan sistem penyimpanan energi baterai kepada pemerintah Indonesia.
Kerja sama lain mencakup pengolahan bauksit dan alumina antara China Mining (Shanxi) Energy Group dengan PT Berkah Inti Energi, PT Anugerah Mineral Global, dan PT Mitra Sejahtera Mandiri.
Baca juga : Komnas Haji Minta KY Turunkan Tim Pemantau di Praperadilan Yaqut
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi business matching. Pertemuan bisnis tersebut mempertemukan Indonesia Investment Promotion Centre Beijing dengan lebih dari 60 pengusaha dan investor potensial dari Provinsi Hunan.
Forum ini merupakan bagian dari upaya diplomasi ekonomi KBRI Beijing untuk memperluas kerja sama Indonesia dengan berbagai provinsi di China.
Provinsi Hunan dikenal sebagai salah satu pusat industri manufaktur, konstruksi, dan teknologi di China. Dalam rangkaian kunjungan kerja di Changsha, pada 9 Maret 2026 Dubes Djauhari juga melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Hunan, Yu Hongsheng.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama Indonesia dan Hunan, khususnya di bidang ekonomi serta sosial budaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya