Dark/Light Mode

Musda Demokrat Sulteng, Kursi Anwar Hafid Diincar Kepala Daerah-Kader Senior

Senin, 4 Mei 2026 06:45 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid. (Foto: Instagram/anwarhafid14)
Gubernur Sulteng Anwar Hafid. (Foto: Instagram/anwarhafid14)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tengah (Sulteng) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V, di Grand Sya Hotel Palu, Jumat (8/5/2026). Forum ini akan menjadi pertarungan sengit, karena banyak kepala daerah dan kader senior yang mengincar kursi Ketua DPD Demokrat Sulteng yang saat ini dijabat Gubernur Sulteng Anwar Hafid.

Ketua Tim Penjaringan Musda Demokrat Sulteng Jumadil mengatakan, dinamika persaingan Musda terasa sejak hari pertama pembukaan pendaftaran. Sejumlah nama, termasuk kepala daerah dan kader senior, menunjukkan minat untuk ikut dalam kontestasi Musda Demokrat Sulteng.

Jumadil memastikan, pihaknya akan mengakomodir seluruh bakal calon Ketua DPD Demokrat Sulsel 2026-2031. "Semua wajib melalui proses verifikasi administrasi yang ketat. Kami akan berlaku adil kepada semua calon, tidak ada perlakuan istimewa," tegasnya, di Palu, Sulteng, Minggu (3/5/2026).

Ketua Panitia Musda Demokrat Sulteng Reny Lamadjido menambahkan, seluruh kader yang memenuhi syarat, termasuk para kepala daerah dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) atau pengurus tingkat kota dan kabupaten, memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi di Musda Demokrat Sulteng.

Baca juga : Golkar: MBG Terbukti Dongkrak Kualitas SDM

"Kami membuka pendaftaran dan ruang kompetisi selebar-lebarnya. Siapa pun kader terbaik Partai Demokrat, termasuk kepala daerah dan ketua DPC, silakan maju dan berkompetisi secara sehat," ujarnya.

Reny memastikan, Demokrat Sulteng berkomitmen mengedepankan keterbukaan, agar Musda berjalan demokratis dan tanpa skenario aklamasi yang dipaksakan. Dia menegaskan, Musda kali ini mengedepankan semangat memberi ruang bagi kader terbaik untuk tampil dan diuji di forum organisasi.

"Pendaftaran calon ketua dibuka pada 2 Mei, akan ditutup pada 7 Mei 2026 pukul 00.00 WITA. Kami sudah mensosialisasikan seluruh persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku," ungkapnya.

Lebih lanjut, Reny mengingatkan tentang pentingnya menjaga semangat konsolidasi, sesuai tagline partai. "Tagline kita, 'Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, dan Rebut Kemenangan'," imbuhnya.

Baca juga : Teknologi Black Mode Kawal Pasokan BBM

Ketua Steering Committee (SC) Musda Demokrat Sulteng Karto Dg Nappa memastikan, seluruh proses pemilihan akan berjalan sesuai mekanisme organisasi yang ditetapkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat. Dia juga menepis spekulasi adanya skenario untuk mempertahankan atau mengganti kepemimpinan secara sepihak.

"Seluruh mekanisme Musda akan berjalan sesuai peraturan organisasi dari DPP, mulai dari laporan pertanggungjawaban hingga penetapan kepemimpinan baru," tegasnya.

Karto menjelaskan, forum Musda akan dimulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan lama, pembahasan program strategis partai, hingga pemilihan Ketua DPD Demokrat Sulteng periode 2026-2031. Selain itu, forum tersebut akan menjadi ajang konsolidasi untuk merapatkan barisan, membangun kekuatan, dan menyiapkan strategi untuk menghadapi pertarungan politik mendatang.

"Persiapan Musda sudah hampir rampung, baik secara teknis maupun administratif. Kami optimistis pelaksanaan berjalan lancar," ucapnya.

Baca juga : Pemerintah Gaet Kadin Pererat Sinergi Dagang

Senada, Sekretaris DPD Demokrat Sulteng Hidayat Pakamundi mengatakan, kesiapan teknis pelaksanaan Musda hampir rampung. Menurut dia, pilihan tema "Demokrat Jaya, Sulteng Nambaso" menunjukkan bahwa Musda bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan.

"Tingginya antusiasme kader menjadi sinyal positif, Demokrat Sulteng berada dalam fase konsolidasi yang sehat. Berdasarkan surat dari DPP Partai Demokrat, pelaksanaan Musda Provinsi Sulawesi Tengah ditetapkan pada tanggal 8 Mei 2026," tandasnya.

Sementara, Ketua DPD Demokrat Sulsel Anwar Hafid mengaku masih menunggu arahan dari DPP untuk kembali maju pada Musda. "Saya masih menunggu arahan DPP, karena ini sudah periode keempat, apa masih bisa atau tidak," ujarnya.

Menurut Anwar, keputusan maju atau tidak bukan semata ditentukan keinginan pribadi, tapi juga aturan partai dan dukungan struktur di bawah. "Kalau masih bisa, saya serahkan sepenuhnya kepada para ketua-ketua DPC se-Provinsi Sulteng," ucapnya. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.