Dark/Light Mode

Komut PGN Ajak Masyarakat Beralih Pakai BBG, Lebih Murah

Jumat, 3 April 2026 14:01 WIB
Foto: PGN
Foto: PGN

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Tony Setia Boedi Hoesodo mengajak masyarakat untuk mulai beralih menggunakan bahan bakar gas (BBG) yang dinilai lebih hemat dan efisien untuk kebutuhan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikan melalui langkah nyata dengan memasang converter kit BBG pada kendaraan pribadinya. Teknologi ini memungkinkan kendaraan menggunakan sistem bahan bakar ganda (dual fuel), yakni BBM dan BBG, sehingga pengguna dapat beralih bahan bakar dengan mudah.

“Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa pemakaian BBG adalah pilihan yang cerdas untuk kebutuhan sehari-hari. Selain lebih hemat karena harganya terjangkau dan stabil sekitar Rp 4.500 per liter, BBG juga memberikan daya tempuh lebih jauh serta lebih ramah lingkungan,” ujar Tony dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/4/2026).

Baca juga : Bahlil Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM Di Tengah Gejolak Global

Menurut dia, penggunaan BBG dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk menekan pengeluaran bahan bakar di tengah fluktuasi harga energi. Dengan sistem dual fuel, pengguna tetap memiliki fleksibilitas dalam memilih jenis bahan bakar sesuai kebutuhan.

Seluruh proses pemasangan converter kit dilakukan oleh teknisi bersertifikasi dengan memperhatikan standar keselamatan, mulai dari penempatan tabung hingga pengaturan sistem aliran bahan bakar. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi BBG telah siap digunakan secara luas.

Tony menambahkan, PGN juga terus menjaga kualitas layanan BBG agar manfaat efisiensi dapat dirasakan optimal oleh masyarakat.

Baca juga : Lebih Kuat Dibanding Vietnam, Masyarakat Diharapkan Tetap Bijak Pakai Energi

Dalam mendorong pemanfaatan BBG, PGN melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia, terus mengembangkan ekosistem pendukung, termasuk penyediaan layanan, infrastruktur, serta edukasi kepada masyarakat.

Direktur Utama Gagas Energi Indonesia Santiaji Gunawan menyatakan bahwa penggunaan BBG menjadi momentum penting dalam memperluas pemanfaatan energi alternatif yang lebih ekonomis.

“Dukungan ini memberikan dorongan positif bagi pengembangan ekosistem BBG di Indonesia, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk beralih dari BBM ke BBG,” ujar Santiaji.

Baca juga : Kemenhub: Puncak Arus Mudik Terjadi Pada H-3 Lebaran

Seiring meningkatnya minat, komunitas pengguna BBG seperti Komunitas Mobil Gas (Komogas) juga terus berkembang. Kolaborasi antara Gagas Energi dan komunitas tersebut dilakukan melalui program edukasi, termasuk penyediaan bengkel keliling serta sosialisasi terkait keamanan dan efisiensi penggunaan BBG.

Melalui berbagai upaya tersebut, PGN optimistis penggunaan BBG dapat semakin meluas dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam menghemat biaya bahan bakar sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.