Dark/Light Mode

BAZNAS Dan Kitabisa Bangun Kampung Cahaya Zakat Untuk Pengungsi Gaza

Rabu, 13 Mei 2026 16:38 WIB
Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid. Foto: BAZNAS
Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid. Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama platform donasi digital Kitabisa menghadirkan Program Kampung Cahaya Zakat di kamp pengungsian Deir Al-Balah, Gaza, Palestina.

Langkah ini sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan masyarakat Indonesia bagi warga terdampak konflik di Palestina.

Program tersebut diresmikan melalui serah terima bantuan secara virtual pada Senin (11/5/2026), dengan melibatkan organisasi Friends of Palestine (FOP) sebagai mitra penyaluran lokal di Gaza. Program ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid mengatakan inisiatif tersebut menjadi bagian dari program "Membasuh Luka Palestina" yang bertujuan memperkuat solidaritas masyarakat Indonesia di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza.

“Sore hari ini kita menunjukkan komitmen bangsa Indonesia, komitmen Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang sangat concern kepada perjuangan rakyat Palestina dan nasib rakyat Palestina,” kata Sodik, dalam sambutannya.

Baca juga : BAZNAS Dan Kedubes Turki Jajaki Kerja Sama Pendidikan Dan Sosial

Dia menjelaskan, Program Kampung Cahaya Zakat mencakup pembangunan 200 unit tenda keluarga, 50 unit toilet, tenda masjid seluas 100 meter persegi, hingga tenda kelas untuk mendukung aktivitas sosial, pendidikan, dan ibadah para pengungsi.

Selain pembangunan fasilitas, program tersebut juga menyalurkan 151 ribu liter air bersih dan ribuan paket makanan kepada total 11.714 penerima manfaat.

 

BAZNAS turut memberikan dukungan kafalah bagi 20 guru sekolah dan tahfiz Quran selama enam bulan guna menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah pengungsian.

“Laporan ini kami sampaikan sebagai pertanggungjawaban kepada para pendukung umat, kepada pendukung bangsa Indonesia yang telah mempercayakannya kepada BAZNAS,” tuturnya.

Baca juga : BAZNAS Dirikan Empat Tenda Sekolah Untuk Ratusan Anak Pengungsi Di Gaza

Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, munfik, serta seluruh pihak yang terlibat dalam program kemanusiaan tersebut.

“Mohon doanya agar BAZNAS terus semakin dipercaya, yang dengan itu BAZNAS semakin peduli kepada para dhuafa, termasuk peduli kepada saudara-saudara kita di Gaza, di Palestina,” katanya.

Sementara itu, Direktur Timur Tengah Ditjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Ahrul Tsani Fathurrahman, mengapresiasi solidaritas masyarakat Indonesia melalui program tersebut.

Menurutnya, Kampung Cahaya Zakat tidak hanya menghadirkan bantuan fisik, tetapi juga membawa harapan dan pesan dukungan moral bagi rakyat Palestina.

“Program ini bukan hanya menghadirkan bantuan fisik berupa tenda, fasilitas sanitasi, masjid, atau sekolah, tetapi lebih dari itu menghadirkan harapan dan pesan kepada saudara kita di Palestina bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya.

Baca juga : PSIM Usung Misi Bangkit dan Balas Dendam saat Jamu Persita

Di kesempatan yang sama, Senior Manager NGO and Community Partnership Kitabisa, Fadli Mubarok, mengatakan program tersebut merupakan amanah masyarakat Indonesia yang diwujudkan melalui kolaborasi antara lembaga filantropi, platform digital, dan pemerintah.

“Semoga program ini tidak hanya menghadirkan hunian bantuan sementara, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat Gaza bahwa mereka tidak sendirian,” pungkas Fadli.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.