Dark/Light Mode

Bus Shalawat Dihentikan Sementara Jelang Puncak Haji

Kamis, 21 Mei 2026 21:31 WIB
Bus Shalawat dan seorang petugas haji bidang kesehatan di Terminal Jabal Kabah, Makkah, Arab Saudi. [Foto: Rusma/RM.id]
Bus Shalawat dan seorang petugas haji bidang kesehatan di Terminal Jabal Kabah, Makkah, Arab Saudi. [Foto: Rusma/RM.id]

RM.id  Rakyat Merdeka -  

Laporan Muhammad Rusmadi & Tim Media Center Haji, Makkah

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus mematangkan persiapan layanan menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Baca juga : Klasemen Sementara Moto3, Veda Masuk Lima Besar

Penguatan dilakukan pada seluruh aspek layanan, mulai dari penempatan jemaah, transportasi, konsumsi, layanan kesehatan, perlindungan jemaah, hingga kesiapan petugas di lapangan.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, mengatakan fase Armuzna menjadi tahapan paling menentukan dalam rangkaian ibadah haji. Karena itu, seluruh skema pelayanan disusun secara bertahap, terukur, dan mengutamakan keselamatan serta kenyamanan jemaah.

"Menjelang fase puncak haji, Kementerian Haji dan Umrah bersama PPIH Arab Saudi terus memperkuat kesiapan layanan di Armuzna. Seluruh unsur layanan kami koordinasikan, baik terkait tenda, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, perlindungan jemaah, maupun penempatan petugas di titik layanan,”ujarnya di Makkah, Kamis (21/5/2026).

Baca juga : Bos Sawit Didakwa Rugikan Negara Rp992,8 Miliar di Kasus LPEI

Berdasarkan data operasional hingga 20 Mei 2026, sebanyak 513 kelompok terbang (kloter) dengan 197.876 jemaah dan 2.044 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 237 kloter yang membawa 90.691 jemaah dan 945 petugas telah tiba melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Sementara jumlah jemaah yang telah berada di Makkah tercatat mencapai 193.593 orang yang tergabung dalam 502 kloter, didampingi 2.008 petugas.

Selain jemaah reguler, sebanyak 15.418 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi dan mulai menjalani rangkaian ibadah sesuai jadwal.

Baca juga : Skema Murur Disiapkan Demi Keselamatan Jemaah Haji

Ichsan menjelaskan, layanan Bus Shalawat akan dihentikan sementara mulai Jumat, 22 Mei 2026 pukul 18.00 waktu Arab Saudi. Kebijakan tersebut diterapkan guna mendukung pengaturan lalu lintas dan kesiapan armada menjelang pergerakan besar jemaah menuju Armuzna.

"Penghentian sementara layanan Bus Shalawat dilakukan untuk mendukung penataan transportasi jemaah menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,”katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.