Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, memimpin langsung kegiatan penanaman 1.000 pohon di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bersama Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan Paguyuban Petani Cianjur (PPC). Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pemulihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem.
Menteri Jumhur menegaskan penanaman pohon merupakan langkah konkret dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lahan.
“Menanam pohon berarti menanam masa depan. Upaya menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang,” ujar Menteri Jumhur.
Baca juga : Perindo Jawa Timur Incar Suara Kalangan Santri di 2029
Selain itu, Menteri Jumhur menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat dan perlindungan lingkungan hidup harus berjalan secara seimbang. Pemanfaatan lahan produktif perlu diarahkan tidak hanya untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga tetap menjaga keberlanjutan ekosistem dan kelestarian lingkungan hidup.
Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe, turut mengajak masyarakat membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita menanam satu atau dua pohon saja itu sudah sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup ke depannya. Bersama kita harus bercermin, sebaik apa pun kebijakan yang dibuat, sebaik apa pun upaya para pemimpin maupun para petani dalam menjaga ekosistem, kalau dari diri kita sendiri belum memiliki kesadaran untuk tertib menjaga lingkungan, misalnya masih membuang sampah sembarangan, tentu semua itu tidak akan memberikan hasil yang optimal,” tutur Ramzi.
Baca juga : Menteri Ara Wajibkan Setiap Rumah Baru Tanam Pohon, REI Siap Dukung!
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata para petani dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
“Kegiatan menanam hari ini adalah sumbangsih dari teman-teman petani. Bagaimana kita memastikan keadilan agraria bisa sejalan dengan usaha-usaha kita untuk menjaga daya dukung lingkungan hidup. Karena kalau lingkungan kita tidak dijaga, maka akan terjadi kerusakan yang dampaknya kembali kepada kita semua,” jelas Dewi.
Menteri Jumhur menilai masyarakat yang hidup dan bergantung pada alam merupakan pihak yang memiliki kedekatan paling kuat dengan lingkungan, sehingga harus menjadi bagian penting dalam upaya menjaga ekosistem. Karena itu, perlindungan lingkungan hidup tidak boleh dilakukan dengan mengesampingkan masyarakat yang hidup di dalam dan sekitar kawasan tersebut.
Baca juga : Hadapi Persita, Borneo FC Pede Tambah 3 Poin di Kandang
Melalui kegiatan tersebut, KLH/BPLH berharap gerakan penanaman pohon dapat menjadi momentum memperkuat kesadaran lingkungan sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif pelestarian lingkungan berbasis masyarakat di berbagai daerah. Upaya menjaga kelestarian lingkungan diharapkan juga mampu berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya