Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Peduli Sejak Dini, Siswa JIS Buat Proyek Air Bersih Water Guardian untuk Warga
Sebelumnya
"Di tengah kesulitan, cari yang baik. Pasti akan ada kebaikan yang datang. Kita percaya itu," katanya.
Momen menarik lainnya, ketika seorang pelajar memberi laporan soal makan siang. "Lapor! Makan siang siap dilaksanakan," yang kemudian dijawab tegas oleh Presiden, "Laksanakan!"
Presiden kemudian beranjak menuju ruang makan yang biasa digunakan oleh para pelajar didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Prabowo duduk di tengah para orang tua dan siswa di meja yang panjang. Adapun menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimakan yakni nasi putih, ayam goreng, tempe bumbu, hingga telur.
Baca juga : Jelang Muktamar, 2 Menteri Berebut Kursi Ketum PBNU
Di tempat terpisah, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai, pesan yang disampaikan Presiden merupakan bentuk motivasi kepada para pelakar. Menurutnya, sikap yang ditunjukkan Prabowo selama ini menjadi contoh bahwa ejekan tidak harus dibalas dengan perlakuan serupa.
Bahtra juga menangkap adanya pesan yang lebih luas dari pernyataan Presiden. Dalam kehidupan demokrasi, kritik dan perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar. Namun, ruang demokrasi tidak seharusnya digunakan untuk melakukan serangan personal secara berlebihan.
Menurutnya, setiap orang boleh melakukan kritik dan menyampaikan pandangan, tapi jangan berlebihan menyerang orang. "Dan kalaupun diserang, kedewasaan itulah yang diperlihatkan Pak Prabowo kepada publik, bahwa beliau tidak pernah marah walaupun dikritik oleh banyak pihak," katanya.
Bahtra menambahkan, sikap lapang dada yang ditunjukkan Prabowo perlu menjadi teladan bagi setiap warga negara untuk terus melangkah di tengah berbagai tantangan. "Ini harus dicontoh oleh generasi muda dan para elite kita. Ini adalah teladan yang diberikan Pak Prabowo kepada anak-anak bangsa," tandasnya.
Pandangan serupa disampaikan Direktur Trias Politika Strategis, Agung Baskoro. Menurutnya, pesan yang disampaikan Prabowo memiliki dua dimensi sekaligus, yakni personal dan institusional.
Secara personal, Presiden dinilai sedang memotivasi para siswa agar tetap fokus mengejar cita-cita dan tidak mudah goyah oleh cibiran. Sementara secara institusional, pengalaman yang diceritakan Prabowo menggambarkan bahwa pemerintah kerap menjadi sasaran kritik dan ejekan, namun tetap dituntut fokus menjalankan agenda pembangunan.
Baca juga : Hasil Temuan KPK, 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
"Presiden menyampaikan pengalaman pemerintah sering juga diejek, namun tetap fokus membangun," ujar Agung kepada Rakyat Merdeka, Minggu (7/6/2026).
Di tengah berbagai kritik yang datang silih berganti, Agung menilai, Prabowo justru berupaya mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap bersatu dan berkolaborasi membangun Indonesia. "Presiden justru merangkul para pihak, baik yang di dalam maupun yang di luar pemerintahan, untuk sama-sama membangun," tandasnya. [BYU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya