Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenhaj Pastikan Pemulangan Lancar, Zamzam Dibagi Di Indonesia
Kamis, 18 Juni 2026 06:06 WIB
Sebelumnya
Maria juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah yang selama ini menunjukkan kedisiplinan dalam mengikuti berbagai ketentuan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk aturan terkait barang bawaan saat pemulangan. Menurutnya, kepatuhan jemaah menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemeriksaan, penanganan bagasi, dan keberangkatan menuju Indonesia.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jemaah yang telah tertib mengikuti ketentuan yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan barang bawaan, termasuk tidak membawa air zamzam di dalam koper maupun tas kabin, sangat membantu kelancaran proses pemeriksaan, penanganan bagasi, dan keberangkatan menuju tanah air,” ujarnya.
Mantan prensenter TVOne ini menambahkan, kerja sama yang baik antara jemaah dan petugas menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga kelancaran operasional pemulangan sehingga seluruh tahapan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan efisien.
Baca juga : Yulisman: Kenaikan Pertamax untuk Jaga Energi Nasional
Hingga hari ke-57 operasional haji atau hari ke-16 masa pemulangan, sebanyak 266 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah. Jumlah tersebut terdiri atas 103.246 jemaah dan 1.062 petugas atau total 104.308 orang.
Sementara pemulangan gelombang kedua melalui Bandara Madinah juga terus berjalan. Sebanyak 15 kloter telah diterbangkan dengan jumlah 5.901 jemaah dan 60 petugas atau total 5.961 orang.
Secara keseluruhan, hingga hari ini sebanyak 275 kloter telah tiba di Indonesia yang terdiri atas 106.891 jemaah dan 1.098 petugas. Total kedatangan mencapai 107.989 orang.
Baca juga : Tanazul Haji, Solusi Fleksibel Pemulangan Jemaah Indonesia
Pada saat yang sama, pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga kini, sebanyak 179 kloter dengan jumlah 68.683 jemaah dan 716 petugas atau total 69.399 orang telah diberangkatkan menuju Kota Nabi.
Maria mengajak seluruh jemaah untuk menjaga nilai-nilai kemabruran setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. Menurutnya, ibadah haji tidak berhenti ketika seseorang meninggalkan Tanah Suci.
Kemabruran harus tercermin dalam perilaku sehari-hari melalui kepedulian sosial, semangat berbagi, akhlak yang baik, serta kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. “Haji yang mabrur tidak berhenti saat jemaah meninggalkan Tanah Suci. Kemabruran harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian kepada sesama, semangat berbagi, akhlak yang baik, serta kontribusi nyata bagi keluarga dan masyarakat,” tuturnya.
Baca juga : Jerman Kekurangan Generasi Muda, Lirik Tenaga Kerja Indonesia
Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan terbaik hingga seluruh jemaah haji Indonesia tiba di tanah air dengan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya