Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Peduli Sejak Dini, Siswa JIS Buat Proyek Air Bersih Water Guardian untuk Warga
Komunitas Ojol Apresiasi Polantas Humanis: Dulu Tilang, Kini Menyentuh Hati
Rabu, 22 April 2026 14:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menggelar Forum Silaturahmi bersama perwakilan komunitas ojek online (ojol) dari 12 Polda di Hotel Padma, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026).
Dalam pertemuan itu, salah satu perwakilan komunitas ojol dari Medan, Sumatera Utara, Agam Zubir, menyampaikan apresiasi terhadap perubahan pendekatan aparat lalu lintas yang dinilai semakin humanis dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
“Kami merasakan perubahan besar. Kalau dulu pendekatannya lebih ke penindakan, sekarang lebih humanis dan menyentuh langsung ke masyarakat,” kata Agam.
Ia mengungkapkan, para pengemudi ojol merasakan langsung dampak positif dari berbagai program lalu lintas, termasuk saat periode mudik dan arus balik, yang dinilai berhasil menekan angka kecelakaan dari tahun ke tahun.
Baca juga : KPK: Integritas dan Akuntabilitas Sistem Pemilu Jadi Kunci Cegah Korupsi
“Kami sebagai masyarakat awam juga merasakan tingkat kecelakaan yang semakin menurun setiap tahunnya. Ini luar biasa kami rasakan bagaimana program bapak sendiri yang sangat detail dan menyentuh langsung kepada masyarakat, khususnya kami pengemudi ojek online,” tuturnya.
Menurut Agam, kehadiran program pembinaan dan edukasi dari kepolisian, khususnya di wilayah Sumatera Utara, telah membantu meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pengemudi ojol.
Bahkan, komunitas ojol kini turut berperan sebagai “mata dan telinga” dalam mendukung pengawasan di jalan raya.
“Kalau dulu kami kenal bapak polisi ini menyentuh dengan surat tilang, kalau sekarang menyentuh dengan hati. Apalagi bapak menyampaikan di tengah warga ojol, tempat kami,” ungkapnya.
Baca juga : Rudianto Lallo Apresiasi Polri, Ketahanan Pangan Masuk Agenda Strategis
Namun demikian, ia juga menyoroti sejumlah tantangan di lapangan. Salah satunya adalah tekanan dari sistem aplikasi yang menuntut pengemudi mengejar target, sehingga memicu sebagian pengemudi mengambil risiko dengan melanggar aturan lalu lintas.
“Ini menjadi dilema. Di satu sisi kami ingin tertib, tapi di sisi lain ada tuntutan ekonomi yang harus dipenuhi,” jelasnya.
Selain itu, persoalan keselamatan penumpang juga menjadi perhatian, termasuk masih adanya penumpang yang enggan menggunakan helm. Kondisi ini dinilai memerlukan pendekatan bersama antara kepolisian, perusahaan aplikasi, dan masyarakat.
Untuk itu, komunitas ojol mendorong adanya kolaborasi lebih lanjut dengan pihak aplikasi guna menciptakan sistem yang lebih mendukung keselamatan, seperti fitur darurat yang terhubung langsung dengan aparat lalu lintas.
Baca juga : Ketum Logis 08 Apresiasi Arah Pembangunan 2029, Dinilai Pro Rakyat
Dalam forum tersebut juga disinggung pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan kecelakaan. Perwakilan ojol menilai koordinasi antara kepolisian, PT Jasa Raharja, dan pihak terkait lainnya kini semakin baik dan responsif.
“Kami melihat perkembangan signifikan dalam dua tahun terakhir. Koordinasi semakin cepat dan korban kecelakaan juga lebih terarah,” pungkasnya.
Di akhir pernyataannya, komunitas ojol menegaskan dukungannya terhadap program-program Korlantas Polri serta berharap pendekatan humanis dan kolaboratif terus ditingkatkan demi menciptakan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya