Dark/Light Mode

IKALUIN Award 2026, Angkat Kiprah Alumni Penggerak Perubahan

Minggu, 21 Juni 2026 14:20 WIB
Ketua Umum IKALUIN Jakarta TB Ace Hasan Syadzily menyerahkan penghargaan kepada penerima IKALUIN Award 2026 di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Dok. IKALUIN
Ketua Umum IKALUIN Jakarta TB Ace Hasan Syadzily menyerahkan penghargaan kepada penerima IKALUIN Award 2026 di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Dok. IKALUIN

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (IKALUIN Jakarta) menggelar Puncak Penganugerahan IKALUIN Award 2026 di Auditorium Harun Nasution, Kampus I UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Ajang penghargaan dua tahunan ini menjadi bentuk apresiasi kepada para alumni yang dinilai memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Acara dibuka dengan sambutan Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar yang dibacakan Tenaga Ahli Menteri Agama Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Kerukunan Umat Beragama, Prof. Salman Magalatung. Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melahirkan tradisi intelektual Islam yang rasional, moderat, dan progresif.

"Nama tempat kita berada saat ini, Harun Nasution, bukan sekadar nama sebuah gedung, tetapi simbol dari sebuah era di mana Islam dibahasakan dengan rasional, terbuka, toleran, dan progresif," kata Salman.

Menurutnya, warisan pemikiran Harun Nasution, Nurcholish Madjid, dan Azyumardi Azra menjadi modal penting menghadapi tantangan Indonesia Emas, mulai dari disrupsi kecerdasan buatan, perubahan iklim hingga polarisasi sosial.

Dalam ajang tersebut, penghargaan kategori Pemberdayaan Masyarakat diberikan kepada Abdul Halim Ambya, pendiri gerakan Tasawuf Underground yang dikenal mendampingi anak jalanan, komunitas punk, dan kelompok marjinal perkotaan melalui pendekatan tasawuf sosial.

"Aduh, merinding saya ada di sini. Terima kasih saya ucapkan kepada IKALUIN, Ketua IKALUIN, Rektor UIN, dan seluruh panitia atas apresiasinya," ujar Abdul Halim.

Baca juga : IKALUIN Siap Gelar Award 2026, Apresiasi Alumni Berprestasi Dan Inspiratif

Penghargaan kategori Pendidikan diberikan kepada Dr. Sutrisno Muslimin, M.Si., yang dinilai konsisten mengabdikan diri di dunia pendidikan selama lebih dari empat dekade.

"Terima kasih atas apresiasi ini. Ini menjadi kebahagiaan bagi saya setelah lebih dari 30 tahun menjadi guru," kata Sutrisno.

Sementara itu, penghargaan kategori Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak diberikan kepada Yunyanti Chuzaifah. Aktivis hak asasi manusia tersebut dikenal memperjuangkan perlindungan perempuan, anak, dan kelompok rentan melalui berbagai forum nasional maupun internasional.

"Ketika lalu-lalang ke PBB, itu bagian saya memaknai amal jariyah. Amal jariyah adalah amal abadi," ujar Yunyanti.

Pada kategori Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim, penghargaan diberikan kepada Khalisah Khalid atas kontribusinya dalam gerakan pelestarian lingkungan hidup dan advokasi menghadapi krisis iklim.

Penghargaan kategori Pemikiran Keagamaan diberikan kepada Prof. Dr. Oman Fathurahman, M.Hum. Alumni Fakultas Adab UIN Jakarta itu dikenal sebagai filolog yang mendedikasikan kariernya untuk pelestarian dan digitalisasi manuskrip Islam Nusantara.

Baca juga : Libur Sekolah 2026, ASDP Berikan Diskon Tarif Jasa Pelabuhan Hingga 100 Persen

"Saya berharap pemikiran keagamaan dari ulama-ulama Nusantara yang ada di dalam manuskrip bisa terus dikembangkan di berbagai bidang ilmu," ujarnya.

Pada kategori Hukum dan Hak Asasi Manusia, penghargaan diberikan kepada Yati Andriyani yang selama lebih dari dua dekade aktif memperjuangkan hak-hak korban pelanggaran HAM berat dan kelompok rentan.

"Saya ingin mempersembahkan award ini untuk keluarga besar UIN, teman-teman Angkatan 97, Forkot, KontraS, dan organisasi tempat saya tumbuh," kata Yati.

Adapun penghargaan kategori Politik dan Tata Kelola Pemerintahan diberikan kepada Prof. Dr. Saiful Mujani, M.A., Ph.D. Pendiri Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) itu dinilai berkontribusi besar dalam pengembangan riset opini publik dan survei politik modern di Indonesia.

"Hadiah ini pertama-tama saya persembahkan untuk istri saya tercinta yang setia mendampingi saya sejak masih mahasiswa," ujar Saiful.

Dalam kategori Seni dan Budaya, penghargaan diberikan kepada Wali Band. Sementara penghargaan kategori Young Hero diberikan kepada Arafah Riyanti atas dedikasinya sebagai figur muda yang inspiratif dan kreatif.

Baca juga : Kurzawa Angkat Kaki dari Persib, Bobotoh Dapat Salam Perpisahan

Puncak acara ditandai dengan penyerahan Lifetime Achievement Award kepada almarhum KH Zainuddin M.Z. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya dalam dakwah Islam, pendidikan umat, dan penguatan persatuan bangsa.

Penghargaan diserahkan Ketua Umum IKALUIN Jakarta TB Ace Hasan Syadzily bersama Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar kepada putra almarhum, Muhammad Zaki M.Z. Mewakili keluarga, Zaki menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurutnya, Kampus UIN Jakarta memiliki tempat istimewa dalam perjalanan hidup almarhum ayahnya sebelum menjadi sosok yang dikenal luas sebagai "Dai Sejuta Umat".

Ketua Umum IKALUIN Jakarta TB Ace Hasan Syadzily mengatakan IKALUIN Award tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga upaya mendokumentasikan kontribusi alumni UIN Jakarta di berbagai bidang, mulai dari keilmuan, kemanusiaan, demokrasi, lingkungan hidup, hingga penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Seluruh penerima penghargaan dipilih melalui proses nominasi, verifikasi, kurasi, dan penilaian oleh dewan juri independen. IKALUIN Award 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, bangsa, dan dunia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.