Dark/Light Mode

Tiba di KPK, Bupati Lombok Barat Langsung Jalani Pemeriksaan

Senin, 20 Juli 2026 23:00 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung memeriksa secara intensif Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026) malam.

Pemeriksaan dilakukan setelah ia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan penerimaan uang yang berkaitan dengan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, seluruh pihak yang dibawa ke Jakarta telah tiba di Gedung Merah Putih KPK dan segera menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Para pihak yang diamankan sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 10 malam ini. Selanjutnya, tim akan melakukan pemeriksaan intensif," ujar Budi dalam keterangannya, Senin (20/7/2026) malam.

Baca juga : Tiba di KPK usai di-OTT, Bupati Lombok Barat Bungkam

Berdasarkan pantauan di Gedung Merah Putih KPK, Lalu Ahmad Zaini tiba sekitar pukul 21.58 WIB. Ia turun dari kendaraan dengan pengawalan petugas kepolisian dan KPK.

Lalu Ahmad Zaini tampak mengenakan celana panjang cokelat muda, jaket berwarna senada, serta kemeja lengan panjang biru muda. Ia juga mengenakan masker dan membawa tas ransel hitam.

Sebelumnya, dalam operasi senyap yang dilakukan pada Senin (20/7/2026) pagi, KPK mengamankan 19 orang di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari jumlah tersebut, tujuh orang dibawa ke Jakarta, termasuk Bupati Lombok Barat.

Menurut Budi, sebelum diterbangkan ke Jakarta, para pihak yang diamankan telah menjalani pemeriksaan awal di Mako Brimob Kompi Lombok Barat.

Baca juga : Bupati Lombok Barat Ditangkap di Rumah Dinas, Usai Nobar Final Piala Dunia

"Adapun dari pihak yang diamankan tersebut di antaranya adalah Bupati Lombok Barat," kata Budi.

Dalam operasi tersebut, KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan rupiah senilai ratusan juta rupiah serta sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara.

"Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," ungkapnya.

"Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah dan juga beberapa dokumen terkait lainnya. Tentu ini juga masih akan terus didalami dalam pemeriksaan awal ini," lanjut Budi.

Baca juga : KPK: OTT Bupati Lombok Barat Terkait Suap Proyek

Ia menambahkan, para pihak yang diamankan berasal dari unsur aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan pihak swasta.

"Untuk pihak-pihak yang diamankan ada dari pihak Pemkab Lombok Barat dan juga ada beberapa dari pihak swasta. Nanti yang dibawa ke Jakarta disesuaikan dengan kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

KPK memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum Lalu Ahmad Zaini bersama enam pihak lain yang turut dibawa ke Jakarta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.