Dark/Light Mode

Prabowo Minta Perwira Muda TNI/Polri Kompak, Haram Main Mata Sama Narkoba-Judi

Rabu, 22 Juli 2026 10:49 WIB
Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh perwira remaja TNI dan Pomri angkatan 2026 untuk selalu menjaga kekompakan dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus mengharamkan segala bentuk persengkongkolan dengan sindikat narkoba maupun perjudian.

Hal ini disampaikan Kepala Negara saat melantik para perwira remaja dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026).

Baca juga : Prabowo Kukuhkan 1.177 Perwira TNI-Polri, 4 Lulusan Terbaik Sabet Adhi Makayasa

Dalam pandangan presiden, militer dan kepolisian merupakan dua institusi yang sangat vital bagi kelangsungan hidup sebuah negara, sehingga profesionalitas dan sinergi di antara keduanya tidak bisa ditawar lagi.

Integritas menjadi harga mati yang ditekankan Prabowo kepada para perwira yang baru saja menyandang pangkat di pundaknya. "Jangan pernah menyalahgunakan jabatan. Jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan. Jangan pernah berkompromi dengan narkoba, judi, ataupun pelanggaran hukum lainnya," tegas Prabowo.

Baca juga : Prabowo Ke Investor Masela: Harus Sama-sama Untung

Di luar persoalan godaan pelanggaran hukum, presiden juga mengingatkan agar bibit-bibit loyalitas korps yang sempit segera dibuang jauh-jauh. Ia menggarisbawahi bahwa kehormatan sejati seorang perwira tidak diukur dari seberapa fanatik mereka terhadap institusi masing-masing, melainkan bertumpu pada integritas serta kualitas pengabdian mereka kepada bangsa secara keseluruhan tanpa membeda-bedakan warna seragam.

Lebih jauh, mantan Menteri Pertahanan itu menyinggung soal pengucapan sumpah perwira yang baru saja dilantangkan di tengah lapangan. Ia mewanti-wanti agar rentetan kalimat sakral tersebut tidak hanya melintas sebagai formalitas seremonial belaka, melainkan harus diresapi sebagai sebuah janji suci yang mengikat mereka kepada Tuhan Yang Maha Esa, negara, dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Segala tindak-tanduk perwira di lapangan kelak harus selalu menempatkan keselamatan negara pada kasta tertinggi. "Jangan pernah ada kepentingan apa pun yang lebih tinggi daripada kepentingan bangsa," ucapnya.

Rasa bangga turut diutarakan oleh Prabowo ketika mengingat rekam jejak angkatan 2026 yang sudah terjun langsung ke lapangan dalam berbagai operasi kemanusiaan. Para perwira muda ini diketahui telah ikut memeras keringat saat membantu penanganan serangkaian bencana alam yang sempat menghantam wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keterlibatan langsung di garis depan wilayah bencana tersebut adalah bukti sahih bahwa TNI dan Polri pada hakikatnya adalah aparat yang lahir dari rahim rakyat. Ia berpesan agar filosofi melayani tersebut terus dipegang teguh, di mana setiap denyut penderitaan dan kesulitan yang dialami masyarakat harus dirasakan sebagai kesulitan para perwira itu sendiri.

Baca juga : Prabowo Sebut Berutang Kepada Rakyat Tanimbar: Insya Allah Segera Saya Lunasi

Tantangan bagi para perwira muda ini ke depan dipastikan tidak akan semakin mudah. Prabowo memetakan bahwa ancaman terhadap kedaulatan negara di era modern telah berevolusi dan tidak lagi sekadar berkutat pada perang bersenjata secara fisik, melainkan merambah pada ancaman asimetris yang mematikan, mulai dari serangan siber, perang informasi, penyelundupan, infiltrasi budaya, hingga kejahatan lintas negara.

Menghadapi dinamika global yang berputar sangat cepat tersebut, kemandirian bangsa menjadi satu-satunya tameng yang bisa diandalkan. Presiden menuntut Indonesia untuk segera berdiri di atas kaki sendiri dengan memperkuat fondasi di berbagai sektor strategis, mencakup kedaulatan pangan, energi, penguasaan teknologi, hingga percepatan pengembangan industri pertahanan dan ilmu pengetahuan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.