Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kawal RUU Ketenagakerjaan, Koalisi Besar Buruh Resmikan Sekretariat Bersama
Jumat, 24 Juli 2026 18:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menegaskan, pembentukan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia menjadi tonggak sejarah baru bagi gerakan buruh nasional.
Hal itu disampaikannya dalam peresmian Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia di Jalan Asem Baris No. 13, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).
Di hadapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan para pimpinan konfederasi serta federasi serikat pekerja, Andi Gani menyebut sekitar 90 persen kekuatan gerakan buruh Indonesia kini berhimpun dalam satu wadah yang terdiri atas 17 konfederasi serikat pekerja terbesar dan 157 federasi dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia.
"Hari ini adalah sejarah luar biasa. Kekuatan buruh 90 persen ada di sini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah pergerakan buruh Indonesia, kita mendirikan sekretariat bersama sebagai simbol persatuan perjuangan buruh," kata Andi Gani.
Menurutnya, sekretariat bersama tersebut dibentuk untuk memperkuat perjuangan buruh, terutama dalam mengawal pembahasan Undang-Undang Ketenagakerjaan serta berbagai isu ketenagakerjaan lainnya.
Baca juga : Kawal Calon Nakes, BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 2.315 Mahasiswa Praktik PPDS UI
"Kami memiliki kesadaran yang sangat tinggi bahwa kalau tidak bersatu, kami pasti kalah. Karena itu seluruh konfederasi sepakat membuang ego organisasi dan bersatu dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia," katanya.
Andi Gani mengungkapkan, koalisi telah merampungkan penyusunan draf usulan Undang-Undang Ketenagakerjaan setelah melalui pembahasan intensif selama lima hari oleh tim perumus yang melibatkan seluruh unsur konfederasi.
"Awalnya dijadwalkan tiga hari, kemudian bertambah menjadi lima hari karena begitu banyak hal yang harus dibahas. Tim perumus bekerja sangat keras hingga akhirnya menghasilkan satu draf usulan yang mewakili sekitar 90 persen kekuatan buruh Indonesia," ungkapnya.
Draf tersebut, lanjut Andi Gani, akan diserahkan kepada pimpinan DPR RI di Kamis atau Jumat depan untuk menjadi bahan dialog dan pembahasan lebih lanjut.
"Kami akan menyerahkan draf usulan Undang-Undang Ketenagakerjaan kepada pimpinan DPR RI sebagai bentuk partisipasi buruh dalam proses penyusunan regulasi yang lebih adil bagi pekerja," jelasnya.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Plaza BPJamsostek Salurkan Santunan Untuk 2 Ahli Waris
Dalam kesempatan itu, Andi Gani juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilainya memiliki kedekatan dan sejarah panjang dengan gerakan buruh Indonesia.
"Pak Kapolri memiliki sejarah panjang bersama gerakan buruh. Sejak masih menjabat Kabareskrim, beliau memiliki kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi buruh dan selalu membuka ruang dialog," ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi peran Kapolri dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan hukum yang berkaitan dengan hak-hak pekerja. Desk Ketenagakerjaan saat ini telah menyelesaikan 97 kasus dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah yang akhirnya dapat diterima oleh para pekerja yang berhak.
Menurutnya, sinergi antara Polri dan buruh perlu terus diperkuat, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar pelayanan terhadap pekerja semakin optimal.
"Kami berharap kerja sama dengan jajaran Polri di daerah juga semakin ditingkatkan agar dapat terus melayani teman-teman serikat pekerja," ucapnya.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Untuk Ahli Waris Pemilik Bengkel Las
Andi Gani menambahkan, Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia akan beroperasi selama 24 jam sebagai pusat koordinasi, komunikasi, dan konsultasi bagi seluruh pimpinan konfederasi dan federasi yang tergabung dalam koalisi.
Selain peresmian sekretariat bersama, Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia juga melakukan penandatangan bersama draft rancangan Undang-Undang Ketenagkerjaan yang telah disepakat untuk selanjutnya diserahkan ke pimpinan DPR.
Adapun, sejumlah federasi yang tergabung dalam koalisi antara lain KSPSI AGN, KSPSI Jumhur Hidayat, KSPSI pimpinan Yorrys, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Sejahtera Indonesia, Konfederasi KASBI, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia, Konfederasi Serikat Pekerja Nasional, Konfederasi Aspek Indonesia, Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia, dan lain-lain.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya