Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- KCIC Perluas Pemanfaatan Energi Terbarukan Biodiesel B40 pada Kereta Perawatan
- Legenda Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun
- Mariano Peralta Siap Adaptasi dengan Skuad Maung Bandung
- BAZNAS-Kemnaker Siapkan Penyandang Disabilitas Masuk Dunia Kerja
- Duh, Komponen Hidran Damkar di Jakarta Banyak Digarong Rayap Besi
Di Hadapan Kadin, Prabowo Cerita Kekuatan Non-Blok Indonesia Diakui Dunia
Jumat, 31 Juli 2026 20:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, konsistensi dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan nonblok membuat posisi Indonesia diakui dan dipercaya negara-negara di dunia. Ia menyebut, prinsip tersebut sebagai warisan penting para pendiri bangsa yang terus dijaga hingga kini.
"Kita bersyukur bahwa negara kita memiliki suatu warisan dari pendiri-pendiri bangsa kita. Warisan itu adalah politik luar negeri yang nonblok, non-aligned, yaitu kita tidak ingin bergabung dengan blok atau pakta militer apa pun," ujar Presiden Prabowo, dalam pertemuan bersama pengusaha dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Baca juga : Prabowo Diminta Presiden Korsel Buka Dialog Dengan Korut
Sikap netral itu, kata Prabowo, membuat negara lain memandang Indonesia sebagai pihak yang tidak memiliki kepentingan untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Sebagai gambaran, ia menceritakan pengalamannya saat melakukan kunjungan ke Seoul, Korea Selatan.
Prabowo mengatakan, dalam pertemuan tersebut, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung sempat meminta kesediaannya untuk berkunjung ke Korea Utara sebagai upaya membuka ruang dialog. "Presiden Korea Selatan minta kepada saya, 'Bisa nggak saya berkunjung ke Korea Utara untuk membuka semacam dialog'. Saya bilang, 'Saya dengan hormat, dengan rela, kalau Yang Mulia minta saya untuk ke Korea Utara, saya akan berangkat,'" ungkapnya.
Baca juga : Agenda di Bulan Kemerdekaan: Ada Zikir Bersama Hingga Merdeka Run
Prabowo menilai, permintaan itu mencerminkan kepercayaan internasional terhadap posisi Indonesia yang selama ini konsisten tidak berpihak dalam konflik maupun persaingan geopolitik. "Indonesia dianggap tidak punya kepentingan untuk mencampuri urusan dalam negeri negara mana pun. Itu yang kita pegang teguh," katanya.
Kepercayaan dunia terhadap Indonesia itu, lanjut Prabowo, sejalan dengan arah politik luar negeri yang ia kedepankan sejak awal masa pemerintahannya, yakni membangun hubungan baik dengan seluruh negara, khususnya negara-negara tetangga.
Baca juga : Pemerintah Ajak Warga Rayakan HUT RI di Monas, Ada Pesta Rakyat hingga Doorprize
"Saya juga sudah kumandangkan dari awal saya dilantik, bahwa politik luar negeri Indonesia sekarang adalah ingin menjadi tetangga yang baik," ucapnya.
Ia menambahkan pemerintah akan terus mengedepankan pendekatan dialog dan rekonsiliasi dalam membangun hubungan bilateral. "Saya berusaha ingin memperbaiki semua hubungan dengan semua tetangga kita. Saya berusaha untuk rekonsiliasi. Saya berusaha untuk memberi pendekatan," pungkas Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya