Dark/Light Mode

Wamenhub Dan Dirut Jasa Raharja Pastikan Hak Korban KM Mutiara Sentosa Terpenuhi

Senin, 3 Agustus 2026 20:54 WIB
Wakil Menteri Perhubungan Suntana didampingi Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii meninjau korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya, Senin (3/8/2026). Dok. Jasa Raharja
Wakil Menteri Perhubungan Suntana didampingi Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii meninjau korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya, Senin (3/8/2026). Dok. Jasa Raharja

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Perhubungan Suntana didampingi Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Muhammad Awaluddin dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii meninjau langsung penanganan korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan para korban yang selamat mendapatkan pelayanan medis secara optimal serta hak-haknya terpenuhi.

Rombongan mengunjungi sejumlah ruang perawatan dan berdialog dengan tenaga medis maupun keluarga korban guna memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.

Wakil Menteri Perhubungan Suntana menegaskan pemerintah berkomitmen menangani musibah tersebut secara menyeluruh, mulai dari proses penyelamatan hingga pemulihan para korban.

"Mulai dari penanganan korban, proses pencarian, hingga langkah-langkah lanjutan. Maksud kedatangan kami adalah memastikan saudara-saudara kita yang alhamdulillah selamat dalam musibah ini mendapatkan perawatan yang semestinya," kata Suntana.

Baca juga : Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Berdasarkan hasil peninjauan di tiga ruang perawatan, kondisi para korban menunjukkan perkembangan yang baik. Seluruh pasien yang dikunjungi dalam keadaan sadar, termasuk seorang balita berusia dua tahun yang berhasil selamat dan dalam kondisi sehat.

"Kami sangat bersyukur ada satu balita berusia dua tahun yang selamat dan dalam keadaan sehat, serta ada satu korban dari UGD yang sudah dipindahkan ke ruang rawat. Kami ingin memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan terbaik, baik dalam proses penyembuhan, pengobatan, maupun perlindungan yang menjadi tanggung jawab pemerintah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan hingga saat ini tim gabungan telah berhasil mengevakuasi 233 orang. Sebanyak 176 korban telah dievakuasi ke Surabaya melalui Pelabuhan Tanjung Perak maupun jalur darat dari Ketapang, sedangkan lima korban dinyatakan meninggal dunia.

"Korban juga masih ada yang dalam perjalanan dari Masalembu, dan mudah-mudahan besok pagi sudah bisa kita terima di Tanjung Perak," kata Syafii.

Baca juga : Pastikan Layanan Cepat, Dirut Jasa Raharja Tinjau Korban KM Mutiara Sentosa II

Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya bergerak cepat sejak menerima informasi insiden dengan berkoordinasi bersama Kementerian Perhubungan, Basarnas, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kepolisian, rumah sakit, serta instansi terkait lainnya.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar proses pendataan korban, penjaminan biaya perawatan, hingga penyerahan santunan dapat berjalan cepat dan tepat.

"Jasa Raharja hadir sebagai bagian dari respons cepat pemerintah untuk memastikan korban maupun keluarga korban memperoleh haknya sesuai ketentuan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penjaminan, pelayanan rumah sakit, dan penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat dilakukan secara cepat," ujar Awaluddin.

Ia menegaskan seluruh korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II dijamin sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

Baca juga : Jasa Raharja Dinobatkan Sebagai Asuransi Terpercaya Di Sektor Transportasi

"Kami akan terus mendampingi proses penanganan korban hingga seluruh hak korban maupun ahli waris dapat dipenuhi dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku. Ini merupakan komitmen kami sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.