Dark/Light Mode

PERSIS Dukung Tim Preventive Strike Polda Metro Jaya untuk Cegah Gangguan Kamtibmas

Selasa, 4 Agustus 2026 19:12 WIB
Dewan Tafkir Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) Nizar Ahmad Saputra (Foto: Dok. Persis)
Dewan Tafkir Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) Nizar Ahmad Saputra (Foto: Dok. Persis)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Tafkir Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Nizar Ahmad Saputra, mendukungan pembentukan Tim Preventive Strike Polda Metro Jaya sebagai langkah preventif dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, upaya pencegahan merupakan pendekatan yang lebih baik dibandingkan penindakan setelah suatu tindak pidana atau gangguan keamanan terjadi, selama dijalankan secara profesional, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia menerangkan, ikhtiar mencegah terjadinya kemungkaran, kekerasan, dan berbagai bentuk gangguan keamanan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. “Karena itu, kami mendukung hadirnya Tim Preventive Strike sebagai langkah preventif yang diharapkan mampu menjaga ketenteraman masyarakat, dengan tetap mengedepankan keadilan, profesionalisme, serta penghormatan terhadap hak-hak warga negara," ujar Nizar, Selasa (4/8/2026).

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Selasa 4 Agustus, Hadir di 5 Lokasi

Menurut Nizar, Islam mengajarkan pentingnya menjaga keamanan sebagai salah satu tujuan utama syariat (maqashid syariah). Kaidah dar'ul mafasid muqaddam 'ala jalbil mashalih mengajarkan bahwa mencegah kerusakan harus lebih diutamakan daripada menunggu kerusakan terjadi. Oleh sebab itu, setiap langkah yang bertujuan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas patut didukung selama tetap berada dalam koridor hukum dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

"Keberhasilan aparat bukan hanya diukur dari banyaknya pelaku yang ditangkap, tetapi juga dari kemampuannya mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan. Ketika keamanan dapat dijaga sejak dini, maka rasa tenang masyarakat akan tumbuh, aktivitas ekonomi berjalan dengan baik, dan kehidupan sosial berlangsung lebih harmonis," lanjutnya.

Baca juga : Dipastikan Polri & Gubernur Pramono, Jakarta Aman & Kondusif

Ia juga menilai, keberadaan Tim Preventive Strike akan semakin efektif apabila dibangun di atas prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan yang baik. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, tetapi juga menaruh kepercayaan kepada institusi kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Nizar berharap, langkah preventif yang dilakukan Polda Metro Jaya dapat menjadi contoh penguatan strategi pemeliharaan kamtibmas di berbagai daerah. "Semoga ikhtiar ini menjadi jalan menghadirkan keamanan yang membawa ketenteraman bagi masyarakat. Ketika aparat, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa berjalan bersama menjaga ketertiban, insyaallah persatuan bangsa akan semakin kokoh dan kemaslahatan bersama dapat terus terwujud," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.