Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sepakbola Korsel Sarang Nepotisme
- Susul Jannik Sinner, Zverev Kantongi Tiket ATP Finals
- War Ticket Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka Diperpanjang 8-9 Agustus
- Borneo FC Makin Kompak, Juan Villa Beberkan Rahasia Persiapan Tim
- Antar Persebaya Juara Piala Presiden, Reza Arya Fokus Bidik Super League
Indonesia Raih 1 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu Di Olimpiade AI Kazakhstan
Sabtu, 8 Agustus 2026 09:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kontingen Indonesia menorehkan prestasi membanggakan di ajang International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) 2026 di Astana, Kazakhstan. Empat siswa Indonesia berhasil membawa pulang satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
IOAI 2026 berlangsung pada 2-8 Agustus 2026 dan diikuti lebih dari 500 siswa berbakat dari 106 negara. Prestasi tersebut menjadi capaian penting bagi Indonesia di tengah persaingan talenta muda bidang kecerdasan buatan (AI) dunia.
Empat pelajar Indonesia yang berhasil meraih medali yakni Luvidi Pranawa Alghari dari SMAS Pribadi Beji yang meraih emas. Kemudian Matthew Hutama Pramana dari SMAS Kolose Loyola Semarang dan Nicholas Ardi Tirta dari SMAS Santa Laurensia Alam Sutera masing-masing meraih perak.
Sementara Avner Maxwell Lim dari BTB School Pluit berhasil membawa pulang medali perunggu.
Keempat siswa tersebut didampingi dua pendamping dari Universitas Indonesia, yakni Dr. Muhammad Febrian Rachmadi sebagai Team Leader dan Dr. Adila Alfa Krisnadhi sebagai Deputy Team Leader/Observer.
Baca juga : Indonesia Berlakukan Bebas Visa Bagi Warga Kazakhstan
Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, M. Fadjroel Rachman, mengapresiasi pencapaian para pelajar Indonesia tersebut. Menurutnya, prestasi itu membuktikan besarnya potensi generasi muda Indonesia dalam menguasai teknologi masa depan, khususnya AI.
"AI merupakan penggerak utama masa depan bangsa. Prestasi ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama Indonesia dengan Kazakhstan dalam bidang pendidikan tinggi dan riset teknologi," ujar Fadjroel dalam keterangan tertulis, Kamis (7/8/2026).
Fadjroel berharap keberhasilan tersebut dapat menginspirasi lebih banyak pelajar Indonesia untuk menekuni bidang sains, teknologi, AI, dan digital.
Menurutnya, capaian empat pelajar Indonesia juga menjadi bukti bahwa generasi muda Tanah Air mampu bersaing dengan talenta terbaik dari berbagai negara.
"Indonesia memenangkan 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu di tengah persaingan sangat ketat dengan 106 negara dan 500 peserta terbaik di dunia dalam International Olympiad of Artificial Intelligence adalah prestasi luar biasa dan hadiah ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-81," kata Fadjroel.
Perkuat Kerja Sama Indonesia-Kazakhstan
Baca juga : Indonesia Berlakukan Bebas Visa Bagi Warga Kazakhstan Mulai 9 Juli 2026
Fadjroel menambahkan, prestasi tersebut turut memperkuat kerja sama bilateral Indonesia dan Kazakhstan, khususnya di bidang AI dan teknologi digital.
Kerja sama kedua negara antara lain diwujudkan melalui pertukaran delegasi dalam berbagai kegiatan. Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia sebelumnya mengikuti pertemuan internasional Digital Bridge serta melakukan kunjungan ke Nazarbayev University.
Indonesia juga mengirimkan dua delegasi untuk mengikuti The 3rd Game of the Future 2026 di Astana.
Selain itu, nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia dengan Ministry of Artificial Intelligence and Digital Kazakhstan saat ini masih dalam tahap finalisasi untuk ditandatangani.
Menurut Fadjroel, penguatan kerja sama tersebut penting untuk membuka lebih banyak ruang bagi pengembangan talenta, pendidikan, riset, dan inovasi teknologi di kedua negara.
Baca juga : Kazakhstan Angkat Kembali Kejayaan Golden Horde Lewat Simposium Internasional
IOAI sendiri merupakan olimpiade sains internasional yang relatif baru dan dirancang untuk mengembangkan sekaligus menemukan talenta-talenta muda di bidang kecerdasan buatan.
Prestasi kontingen Indonesia di Kazakhstan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan talenta AI di dalam negeri. Selain mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, keberhasilan tersebut menunjukkan kesiapan generasi muda Indonesia menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan digital global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya