Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Marc Klok Cs Pastikan Persib Siap Tempur Lawan Manila Digger
- Lautaro Martinez Tak Dijual, Barcelona Gigit Jari
- Guru Besar UGM: Penanganan Karhutla Jangan Hanya Hebat Saat Api Sudah Menyala
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Pengamat: Popularitas dan Kapabilitas Bawa Teddy Masuk Menteri Terbaik
Minggu, 9 Agustus 2026 15:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya masuk jajaran menteri dengan persepsi kinerja terbaik berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO).
Teddy menempati posisi kedua dengan tingkat kepuasan publik sebesar 33,5 persen, hanya di bawah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mencapai 42,8 persen.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berada di posisi ketiga dengan tingkat kepuasan 32,0 persen.
Pengamat Forum Geopolitika Nusantara Irsyad Mohammad menilai hasil survei tersebut dapat menjadi salah satu gambaran mengenai persepsi masyarakat, sepanjang metodologi dan hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Menurut Irsyad, posisi Teddy tidak terlepas dari tingkat pengenalan publik terhadap sosok Seskab tersebut. Popularitas menjadi salah satu faktor penting yang membuat kinerja seorang pejabat lebih mudah diketahui dan dinilai masyarakat.
Baca juga : Survei IPO: Seskab Teddy Masuk Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik
“Purbaya jadi menteri paling terbaik kinerjanya karena dia tampil dan cukup vokal di publik, walhasil publik pun tahu kinerjanya. Bahkan Seskab Teddy yang masuk nominasi menteri dengan kinerja terbaik di urutan nomor dua karena popularitasnya nyata di masyarakat,” ujar Irsyad, Minggu (9/8/2026).
Ia menjelaskan, dalam politik terdapat tiga tahapan penting yang kerap disebut sebagai tiga unsur “tas”, yakni popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas.
Popularitas menjadi tahap awal karena masyarakat terlebih dahulu harus mengenal seorang figur sebelum memberikan penilaian lebih jauh.
“Jadi kita harus ingat dalam politik ada tiga unsur ‘tas’, yakni popularitas dulu, baru akseptabilitas, dan ketiga elektabilitas,” katanya.
Irsyad menilai, figur-figur yang memperoleh penilaian positif dalam survei tersebut setidaknya telah menunjukkan kombinasi antara popularitas dan kapabilitas.
Baca juga : Temui Pegawai Setkab, Pramono Yakin Teddy Mampu Jalankan Tugas
Dalam konteks Teddy, tingginya tingkat pengenalan publik berjalan beriringan dengan masuknya nama Seskab tersebut dalam jajaran teratas penilaian kinerja.
“Dalam hal ini saya lihat menteri-menteri yang dianggap kinerjanya baik oleh publik saya kira sudah memenuhi unsur tersebut, terutama popularitas dan kapabilitas,” ujar Irsyad.
Data IPO menunjukkan sebanyak 41,0 persen responden mengenal atau mengetahui nama Teddy Indra Wijaya.
Angka tersebut menempatkan Teddy di posisi kedua dalam tingkat popularitas, hanya di bawah Purbaya yang mencapai 43,5 persen. Tingkat popularitas Teddy juga berada di atas sejumlah tokoh kabinet lainnya.
Bahlil Lahadalia memperoleh 32,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 30,4 persen, dan Zulkifli Hasan 26,1 persen. Dari sisi persepsi kinerja, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh 30,9 persen, Zulkifli Hasan 26,5 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 25,3 persen.
Baca juga : Ara Bertemu Seskab Teddy, Bahas Percepatan Bedah Rumah 400 Ribu Unit
Hasil tersebut menempatkan Teddy sebagai salah satu figur kabinet dengan tingkat pengenalan sekaligus persepsi kinerja yang relatif kuat.
Survei IPO dilakukan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Sampel dipilih menggunakan teknik stratified multistage random sampling (SMRS), dengan margin of error sebesar 2,90 persen pada tingkat akurasi 95 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya