Dark/Light Mode

Tangani Gempa NTT, Pemerintah Buka Akses Logistik Dan RS Lapangan

Minggu, 16 Agustus 2026 18:21 WIB
Foto: Bakom RI
Foto: Bakom RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus mempercepat penanganan dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026).

Hingga Minggu (16/8/2026), tim gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih bersiaga menyisir sejumlah lokasi untuk mendata dan memverifikasi jumlah korban serta dampak kerusakan.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton S.P. Panjaitan mengatakan, pemerintah telah mendirikan Rumah Sakit Lapangan untuk mendukung layanan medis bagi masyarakat terdampak.

“Untuk mendukung layanan medis kedaruratan, sebuah Rumah Sakit Lapangan telah didirikan dan beroperasi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai,” kata Berton melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Dari sisi mobilitas, jalur darat Larantuka-Maumere saat ini telah kembali terhubung dan dapat dilalui untuk mendukung distribusi logistik maupun proses evakuasi.

Baca juga : Update Gempa M7,7 Flores: Korban Tewas Kini 51 Orang, Korban Luka 132

Namun, tim penanganan bencana masih berupaya mencari jalur alternatif karena akses jalan darat yang menghubungkan Ende dan Nagekeo hingga kini masih terputus akibat gempa.

Gempa yang terjadi pada Sabtu tersebut menyebabkan lebih dari 5.000 jiwa mengungsi. Bencana juga dilaporkan menimbulkan 47 korban jiwa serta kerusakan bangunan dalam skala besar.

Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB, jumlah pengungsi terbesar berada di Kabupaten Sikka dengan total 3.356 jiwa.

Para pengungsi di Sikka tersebar di GOR Samador sebanyak 1.356 jiwa, sedangkan 2.000 jiwa lainnya mengungsi secara mandiri di 10 titik pengungsian.

Sementara itu, Kabupaten Manggarai mencatat 2.078 jiwa mengungsi. Sebanyak 500 jiwa lainnya dilaporkan mengungsi di Nagekeo, serta sejumlah warga terdampak di Bima dan Kepulauan Selayar.

Baca juga : PBB Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT

Berton mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar dan logistik bagi masyarakat di lokasi pengungsian menjadi salah satu prioritas dalam penanganan masa darurat.

“Pemenuhan hak-hak dasar dan logistik di pengungsian kini menjadi salah satu prioritas penanganan darurat,” ujarnya.

Khusus di Kabupaten Manggarai, para penyintas membutuhkan sejumlah bantuan mendesak, antara lain puluhan tenda darurat, 30 ton beras, obat-obatan, 1.000 selimut, 1.000 velbed, 1.000 lembar tikar, tandon air bersih, dan genset.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi NTT tengah memproses surat keputusan untuk menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan. Sejumlah pemerintah kabupaten/kota terdampak juga telah menetapkan status kedaruratan sesuai kondisi wilayah masing-masing.

Kabupaten Manggarai menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 90 hari, terhitung 15 Agustus hingga 13 November 2026, melalui Keputusan Bupati Nomor 319 Tahun 2026.

Baca juga : 8 Fokus Langkah Strategis Kepala BNPB Terkait Gempa M7,7 Flores

Penetapan tersebut diikuti pembentukan pos komando melalui Keputusan Bupati Nomor 320 Tahun 2026 untuk memperkuat koordinasi penanganan bencana.

Kabupaten Ngada juga memberlakukan status Tanggap Darurat Bencana sekaligus membentuk Pos Komando selama 30 hari, mulai 15 Agustus hingga 15 September 2026. Penetapan tersebut masing-masing dituangkan melalui Keputusan Bupati Nomor 441 dan Nomor 442/KEP/HK/2026.

Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur menetapkan status Siaga Darurat Bencana hingga 4 September 2026 melalui Keputusan Bupati Nomor HK/141/Tahun 2026.

Pemerintah bersama unsur terkait terus melakukan asesmen di lapangan, memastikan akses evakuasi tetap terbuka, serta mempercepat distribusi bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.