Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Tim Hukum Febrie: Jawaban Polri dan Kejagung Perkuat Praperadilan
- Rapat 4 Jam di BPKP, Hashim & Ara Bahas Pembentukan Tim Kawal Investasi Qatar
- Tahan Suku Bunga Di 5,75%, BI Fokus Jaga Stabilitas Rupiah
- Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan, MMB: Kado Indah HUT Kemerdekaan
- Juara Dewata Series, Igor Tolic Puji Mentalitas Skuad Persib
Mampu Tangani Sendiri Tanpa Donasi Asing
Bantuan Gempa Dikirim Lewat Darat, Laut, Udara
Rabu, 19 Agustus 2026 08:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan mampu menangani secara mendiri korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Karena itu, pemerintah belum membuka donasi dari pihak Asing. Saat ini, Pemerintah sedang mempercepat penyaluran bantuan ke daerah terdampak melalui jalur darat, laut dan udara.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Pemerintah terus memantau kondisi di sejumlah wilayah terdampak gempa. Menurut dia, kebutuhan logistik, hunian sementara (huntara), dan hunian tetap (huntap) masih mampu dipenuhi.
“Belum ya (bantuan asing). Nanti kita lihat, karena berdasarkan laporan semua masih bisa kita tangani dengan baik,” kata Pras di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Selain memenuhi kebutuhan dasar dan hunian, Pemerintah memperkuat layanan kesehatan dengan menyiapkan rumah sakit lapangan bagi korban gempa berkekuatan magnitudo 7,7. Fasilitas tersebut disiapkan untuk menambah kapasitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, kapasitas Rumah Sakit (RS) Manggarai belum memadai untuk menampung seluruh pasien terdampak. “Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Menteri Kesehatan untuk dibuka rumah sakit lapangan,” kata Pratikno saat meninjau calon lokasi rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026).
Menurut Pratikno, Stadion Golo Dukal menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan karena memiliki lahan cukup luas. Pasien dari Kecamatan Reo yang merupakan salah satu wilayah paling terdampak juga banyak dirujuk ke RS Manggarai.
Baca juga : Jokowi - Prabowo - Gibran Mesra di HUT Kemerdekaan
Pemerintah memastikan kebutuhan dasar pengungsian terpenuhi, termasuk makanan dan layanan kesehatan. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan tambahan bantuan berupa 50 ribu paket sembako bagi masyarakat terdampak.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan, Pemerintah akan menyediakan lahan untuk pembangunan huntara dan huntap. “Pasti ya akan kita siapin (huntap). Namun, saat ini tahapnya belum ke sana, tahapnya adalah mitigasi tanggap darurat dulu,” kata Nusron di Jakarta, Senin (17/8/2026).
Ia memperkirakan, persiapan lahan huntara dan huntap dilakukan dalam dua hingga tiga bulan mendatang. Untuk saat ini, Pemerintah masih memprioritaskan penanganan pada tahap tanggap darurat.
Dari sisi pembiayaan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, Pemerintah siap menyediakan anggaran untuk penanganan dan pemulihan akibat gempa NTT. Dukungan anggaran akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Purbaya menjelaskan, pembiayaan awal bencana menggunakan anggaran yang tersedia pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menurut dia, dana tersebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penanganan darurat.
“Masih ada tuh Rp 5 triliun kalau nggak salah ya, mungkin sebagian terpakai tapi masih cukup,” kata Purbaya.
Baca juga : Semua Gotong Royong Bantu Korban Gempa NTT
Purbaya menegaskan, Pemerintah memiliki dana cadangan yang dapat digunakan apabila kebutuhan penanganan bencana meningkat. “Nanti kalau kurang baru kita rekonstruksi, jadi nggak ada masalah tuh. Kalau untuk bencana ada cadangan khusus,” ujarnya.
Di sisi distribusi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, bantuan disalurkan secara cepat dan merata, terutama ke wilayah dengan dampak terberat. Pemerintah mengerahkan jalur darat, laut, dan udara untuk mempercepat penyaluran bantuan.
Menurut dia, Kabupaten Manggarai, khususnya Kecamatan Reo, menjadi salah satu wilayah dengan dampak terberat. Bantuan logistik BNPB telah berhasil masuk ke wilayah tersebut. “Tadi untuk logistik di bawah Pangdam, itu sudah bisa masuk ke Reo,” kata Suharyanto.
Pemerintah juga membangun posko pendampingan nasional di Halim untuk menghimpun kebutuhan logistik dari berbagai daerah terdampak. Selain posko nasional di Halim, Pemerintah menyiapkan posko bantuan di Labuan Bajo dan Maumere.
Untuk wilayah yang masih dapat dijangkau melalui jalan raya, bantuan dikirim melalui jalur darat. Akses menuju sejumlah wilayah terdampak juga telah dibuka kembali sehingga distribusi logistik dapat dilakukan menggunakan kendaraan.
“Informasi dari Menteri Pekerjaan Umum sudah tembus semua, tidak ada lagi yang tertutup longsor sehingga tidak bisa jalan,” kata Suharyanto.
Baca juga : Diikuti 3.500 Peserta, Upacara HUT Ke-81 RI Di IKN Dipimpin Pak Bas
Jalur udara disiapkan untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses melalui darat. Sebanyak empat helikopter TNI dan dua pesawat BNPB ditempatkan di Labuan Bajo, sementara dua helikopter disiapkan dari Maumere untuk menjangkau titik yang belum dapat diakses.
Selain darat dan udara, Pemerintah menggunakan jalur laut untuk memperkuat distribusi bantuan ke wilayah dengan karakter geografis kepulauan. Dukungan logistik untuk sejumlah wilayah terdampak juga diarahkan melalui Pelabuhan Maumere.
Berdasarkan laporan BNPB hingga Selasa (18/8/2026), korban meninggal dunia akibat gempa mencapai 70 orang. Sebanyak 132 orang mengalami luka-luka dan 40.040 warga mengungsi.
Sementara berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT, gempa menyebabkan 19.297 rumah rusak. Kerusakan tersebut tersebar di delapan kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, Sikka, Ngada, Nagekeo, dan Sumba Timur.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya