Dark/Light Mode

Komdigi Pulihkan 86 Persen BTS

Jaringan Komunikasi Di NTT Berangsur Normal

Selasa, 18 Agustus 2026 07:00 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Foto: Instagram meutya_hafid
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Foto: Instagram meutya_hafid

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat memulihkan jaringan komunikasi di wilayah terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memastikan Pemerintah terus mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah terdampak.

Berdasarkan pemantauan Komdigi hingga Minggu (16/8/2026) pukul 18.00 WIB, sebanyak 794 site/Base Transceiver Station (BTS) terdampak gempa yang tersebar di 11 kabupaten/kota.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 683 site/BTS atau 86,02 persen telah pulih dan kembali beroperasi. Sementara 111 site/BTS atau 13,98 persen masih dalam proses pemulihan. Tiga kabupaten, yakni Alor, Lembata, dan Timor Tengah Utara, telah pulih sepenuhnya.

Baca juga : Golkar Siap Mengawal Pembahasan RAPBN 2027

“Di tengah situasi seperti ini, kami menyadari bahwa layanan telekomunikasi memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat. Terutama untuk mendapatkan informasi, berkomunikasi dengan keluarga, serta mendukung koordinasi penanganan bencana,” kata Meutya dalam keterangan resminya, dikutip, Senin (17/8/2026).

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, Komdigi bersama para penyelenggara telekomunikasi terus mengawal pemulihan jaringan sejak gempa terjadi.

“Hingga saat ini, dari 794 site/BTS yang terdampak, sebanyak 683 site/BTS atau 86,02 persen telah kembali beroperasi,” ujarnya.

Baca juga : Pimpin DPW PAN Sumut, Menteri Dudy Perkuat Semangat Juang Kader

Dia menjelaskan, proses pemulihan akan terus dilakukan hingga seluruh layanan telekomunikasi di wilayah terdampak kembali normal.

Pihaknya juga memastikan upaya pemulihan dilakukan secepat mungkin, terutama di wilayah yang masih mengalami gangguan.

Berdasarkan hasil identifikasi industri telekomunikasi, gangguan jaringan pascagempa didominasi masalah pasokan daya listrik atau power failure yang terjadi pada 701 site/BTS. Selain itu, sebanyak 93 site/BTS mengalami gangguan pada jaringan transmisi.

Baca juga : BI Perluas Diskon QRIS 0 % Dan Luncurkan KKI

Menurutnya, pemulihan dilakukan sesuai dengan kondisi masing-masing lokasi, baik untuk gangguan pasokan daya maupun jaringan transmisi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.