Dark/Light Mode

Kapolri Turun Ke Pengungsian

Kepolisian Bantu Proses Penanganan Bencana NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 06:55 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau sejumlah lokasi terdampak gempa bumi dan titik pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolri juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Foto: Dok Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau sejumlah lokasi terdampak gempa bumi dan titik pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolri juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Foto: Dok Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau sejumlah lokasi terdampak gempa bumi dan titik pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026).

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan proses pertolongan, evakuasi, pelayanan kesehatan, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kunjungan tersebut, Sigit didampingi Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto dan sejumlah pejabat terkait. Dia juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, kami mendapatkan tugas untuk membantu seluruh proses penanganan bencana. Mulai dari pencarian dan pertolongan atau SAR, evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat,” ungkap Sigit.

Sigit menyampaikan duka cita atas gempa yang melanda NTT. Dia mengajak masyarakat mendoakan para korban meninggal dunia, korban luka, serta warga yang masih berada di pengungsian.

“Mari bersama-sama mendoakan semoga para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, korban luka segera diberikan kesembuhan, serta seluruh masyarakat terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan,” ajaknya.

Baca juga : Berbasis Desa, Trimedya: SPI Dukung Program Menteri Hukum Terkait Posbakum

Berdasarkan data sementara, gempa tersebut menyebabkan 1.245 orang menjadi korban. Sebanyak 67 orang meninggal dunia, 509 orang mengalami luka berat, dan 669 orang luka ringan. Sementara, 27.700 warga mengungsi di 107 titik yang tersebar di tujuh kabupaten.

Menurut Sigit, sebagian besar lokasi pengungsian kini sudah dapat dijangkau. Polri bersama unsur terkait terus mendatangi titik-titik pengungsian untuk memantau kondisi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Untuk mempercepat penanganan, Polri membentuk delapan Posko Tanggap Bencana, terdiri atas satu posko di Labuan Bajo dan tujuh posko di polres wilayah terdampak. Posko tersebut menjadi pusat pelayanan dan koordinasi penanganan masyarakat serta menginventarisasi kebutuhan yang berkembang di lapangan.

Polri juga mengerahkan 236 personel bantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Polda NTT. Mereka memiliki kemampuan di berbagai bidang, antara lain SAR dan evakuasi, pelayanan kesehatan, pencarian dengan anjing pelacak atau K9, trauma healing, pengamanan, serta pendistribusian bantuan.

Selain personel, Polri telah menyalurkan 247,66 ton bantuan logistik dan kemanusiaan dari Mabes Polri dan Polda jajaran. Bantuan tersebut meliputi bahan makanan, pakaian, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Mantan Kabareskrim Polri itu memastikan distribusi bantuan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di setiap wilayah. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan kebutuhan masyarakat, seperti tenda, obat-obatan, makanan, pakaian, tempat tidur, genset, dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), dapat dipenuhi secara bertahap.

Baca juga : Digitalisasi Dongkrak Pasar Dan Omzet UMKM

“Kami akan terus bergerak dan melakukan evaluasi setiap hari untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak segera dipenuhi secara bertahap,” ujar Sigit.

Saat mengunjungi Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Polri menyalurkan 3.500 paket bantuan sosial, 500 mainan anak-anak, 39 kasur, 10 tandon air, dan 36 boks obat-obatan. Bantuan tersebut diangkut menggunakan enam truk untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat terdampak.

Polri juga menyiapkan sarana transportasi udara untuk mendukung evakuasi, distribusi bantuan dan logistik, serta pemantauan wilayah yang belum dapat dijangkau secara optimal melalui jalur darat.

Untuk pelayanan medis, Sigit memastikan masyarakat yang membutuhkan pengobatan atau penanganan lanjutan mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Jika diperlukan, pasien akan dirujuk ke rumah sakit terdekat dengan dukungan evakuasi dan transportasi.

Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok yang membutuhkan penanganan khusus, termasuk ibu hamil yang mendekati waktu persalinan.

“Terhadap masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun penanganan medis lanjutan, tentunya akan segera kita bantu dan apabila diperlukan akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Kami akan memfasilitasi proses evakuasi maupun transportasinya,” tegas Sigit.

Baca juga : Efisiensi Pengadaan Jadi Kunci Berantas Korupsi

Mantan Kapolda Banten itu mengakui masih terdapat kendala dalam pendistribusian bantuan akibat keterbatasan akses dan jalur transportasi menuju sejumlah wilayah terdampak. Meski demikian, Polri bersama unsur terkait terus menyiapkan alternatif distribusi agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat bantuan yang belum dapat menjangkau beberapa wilayah dengan cepat karena kendala akses dan jalur distribusi. Namun, berbagai alternatif terus kami siapkan agar bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. ASI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Rabu, 19 Agustus 2026 dengan judul "Kapolri Turun Ke Pengungsian Kepolisian Bantu Proses Penanganan Bencana NTT"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.