Dark/Light Mode

Lantik DPD DKI Jakarta, Ketum PERADI PROFESIONAL Tekankan Integritas Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 13:54 WIB
Foto: PERADI PROFESIONAL.
Foto: PERADI PROFESIONAL.

RM.id  Rakyat Merdeka - Profesionalisme dan integritas menjadi pesan utama Ketua Umum DPN PERADI PROFESIONAL, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar saat melantik jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta masa bakti 2026–2031.

Pelantikan berlangsung pada Jumat malam, 28 Agustus 2026, di JW Marriott Hotel Jakarta, Kuningan, Jakarta.

Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi PERADI PROFESIONAL di daerah.

Sebagai organisasi yang berkedudukan di Ibu Kota, DPD PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta memiliki tanggung jawab strategis. Jakarta merupakan pusat pemerintahan, penegakan hukum, perekonomian, dunia usaha, diplomasi, serta berbagai institusi nasional dan internasional.

Karena itu, DPD PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta diharapkan mampu menjadi salah satu barometer profesionalisme advokat sekaligus contoh pengelolaan organisasi yang modern, berintegritas, dan berwibawa.

Dalam sambutannya, Prof. Harris menegaskan bahwa advokat bukan sekadar profesi, melainkan salah satu pilar penting dalam penegakan hukum yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keadilan dan perlindungan hak-hak masyarakat.

Baca juga : SPI Perkuat Organisasi Profesi Advokat hingga Daerah

“Advokat tidak boleh hanya hadir ketika kepentingan klien membutuhkan pembelaan. Advokat juga harus hadir ketika hukum dan keadilan membutuhkan keberanian untuk diperjuangkan. Profesionalisme tanpa integritas akan kehilangan makna, sementara integritas tanpa kompetensi tidak akan cukup untuk menjawab tantangan hukum yang semakin kompleks,” tegas Prof. Harris.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian atau pengisian jabatan organisasi. Di balik setiap jabatan terdapat amanah, tanggung jawab, dan kewajiban untuk menjaga kehormatan profesi advokat.

“Jangan menjadikan jabatan sebagai kebanggaan semata. Jadikan jabatan sebagai amanah untuk bekerja dan mengabdi. Saya ingin DPD PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta hadir dengan karya nyata, memberi manfaat kepada anggota, menjaga marwah advokat, serta memberikan kontribusi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Pelantikan DPD PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta masa bakti 2026–2031 menjadi bagian dari langkah organisasi dalam memperkuat konsolidasi di berbagai daerah di Indonesia.

Prof. Harris berharap, DPD DKI Jakarta dapat tumbuh menjadi salah satu barometer organisasi yang kuat secara kelembagaan, tertib dalam tata kelola, konsisten menjaga kode etik, sekaligus mampu membangun hubungan konstruktif dengan lembaga penegak hukum, perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Menurutnya, organisasi advokat tidak cukup hanya besar dari sisi jumlah anggota. Kebesaran organisasi harus tercermin dari kualitas sumber daya manusia, integritas anggota, serta manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

Baca juga : Harris Arthur Hedar Tegaskan Komitmen Peradi Profesional Jaga Integritas

“Ukuran kebesaran organisasi bukan hanya berapa banyak anggotanya, tetapi seberapa besar manfaat yang mampu diberikan dan seberapa teguh anggotanya menjaga kehormatan profesi,” ingat Prof. Harris.

PERADI PROFESIONAL juga akan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas dan kompetensi advokat melalui pendidikan berkelanjutan, penguatan kode etik, serta penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Pendidikan Profesi Advokat (PPA) yang berkualitas.

PKPA dan PPA dipandang sebagai bagian penting dalam membangun generasi advokat yang tidak hanya menguasai hukum secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan profesional, etika, integritas, serta kemampuan menghadapi perkembangan praktik hukum nasional maupun global.

PERADI PROFESIONAL juga terus mendorong kerja sama dengan perguruan tinggi dan berbagai institusi terkait untuk mempertemukan kekuatan akademik dengan pengalaman praktik hukum.

“Kita ingin mempersiapkan advokat yang tidak hanya memahami pasal dan peraturan, tetapi mampu berpikir kritis, memiliki integritas, menguasai praktik, memahami perkembangan teknologi dan hukum global, serta tetap teguh menjaga kehormatan profesinya,” ujar Prof. Harris.

PERADI PROFESIONAL Harus Jadi Rumah Besar Advokat

Dalam pesannya kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik, Prof. Harris menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, organisasi harus berada di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Baca juga : PAN Malut Bersiap Jadi Partai Modern-Profesional

“PERADI PROFESIONAL harus menjadi istana besar bagi para advokat yang ingin tumbuh bersama dalam profesionalisme, integritas, persaudaraan, dan pengabdian. Istana ini harus kita bangun bukan dengan kepentingan pribadi, tetapi dengan kebersamaan, kerja nyata, prestasi, dan kehormatan profesi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Namun, perbedaan tidak boleh menghilangkan persaudaraan maupun tujuan besar organisasi.

“Kita boleh berbeda pikiran, tetapi jangan kehilangan persaudaraan. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi ketika menyangkut kehormatan profesi dan kepentingan organisasi, kita harus berdiri bersama,” lanjutnya.

Dengan dilantiknya Pengurus DPD PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta, DPN PERADI PROFESIONAL berharap hadir energi baru dalam membangun organisasi advokat yang profesional, modern, independen, berintegritas, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Pada akhirnya, sejarah tidak akan mencatat siapa yang paling banyak berbicara, tetapi siapa yang telah bekerja dan memberi manfaat. Mari kita besarkan PERADI PROFESIONAL dengan karya, kita jaga dengan integritas, dan kita muliakan profesi advokat dengan pengabdian kepada hukum dan keadilan,” pungkas Prof. Harris.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.