Dark/Light Mode

Kapolri ke Pengusaha: Jadikan Buruh Aset, Mitra, dan Keluarga Perusahaan

Jumat, 11 September 2026 23:48 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan saat menghadiri Konsolidasi Akbar FSPMI di Kawasan Industri MM2100, Bekasi, Jumat (11/9/2026).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan saat menghadiri Konsolidasi Akbar FSPMI di Kawasan Industri MM2100, Bekasi, Jumat (11/9/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta perusahaan mengubah cara pandang terhadap pekerja. Buruh tidak semestinya hanya diposisikan sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai aset, mitra, dan bagian dari keluarga perusahaan.

Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Hubungan Industrial, Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi”.

“Jadikan buruh sebagai aset, mitra, dan bagian dari keluarga perusahaan,” ujar Kapolri.

Menurut Sigit, cara pandang tersebut penting untuk membangun hubungan industrial yang sehat. Keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan pekerja bukan dua kepentingan yang harus dipertentangkan, melainkan perlu berjalan beriringan.

Baca juga : Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Syarat Utama Investasi

Perusahaan membutuhkan pekerja yang produktif dan berkualitas agar mampu bertahan dan berkembang. Sebaliknya, pekerja membutuhkan perusahaan yang sehat untuk mendapatkan kepastian kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Keseimbangan tersebut semakin dibutuhkan di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang turut memberikan tekanan terhadap dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan. Kondisi itu menuntut pemerintah, pengusaha, investor, dan pekerja memperkuat komunikasi serta kolaborasi.

Kapolri mengapresiasi perjuangan FSPMI yang semakin mengedepankan silaturahmi dan dialog dengan pemerintah maupun kalangan pengusaha. Menurutnya, perbedaan kepentingan dalam hubungan industrial merupakan hal yang wajar dan perlu diselesaikan melalui komunikasi serta musyawarah.

Pendekatan tersebut juga terlihat dalam pembahasan RUU Cipta Kerja yang diawali melalui pertemuan antara serikat pekerja dan asosiasi pengusaha. Langkah itu dinilai sebagai upaya mencari titik temu dengan tetap berpegang pada regulasi dan perlindungan hak-hak pekerja.

Baca juga : Jaga Iklim Usaha, Kapolri Perintahkan Jajaran Tindak Pungli Dan Premanisme

Konsolidasi Akbar FSPMI dihadiri sekitar 2.000 pekerja dari 1.200 perusahaan di Kawasan Industri MM2100 dan sekitarnya. Hadir pula unsur serikat pekerja, pengusaha, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), pemerintah daerah, pengelola kawasan industri, serta jajaran Polri.

Di tengah upaya memperkuat hubungan industrial, pemerintah juga terus mendorong hilirisasi dan investasi untuk menciptakan lapangan kerja baru. Kekayaan sumber daya alam dan besarnya pasar domestik Indonesia menjadi modal penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja.

Namun, investasi membutuhkan iklim usaha yang aman dan kondusif. Karena itu, Kapolri meminta praktik pungutan liar (pungli), premanisme, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang menghambat aktivitas dunia usaha segera dilaporkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Menurut Sigit, keamanan dan keberlangsungan usaha perlu dijaga bersama dengan perlindungan terhadap hak-hak pekerja. Hubungan industrial yang harmonis akan memberikan kepastian bagi perusahaan sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik bagi buruh.

Baca juga : Berantas Pungli Dan Premanisme, Kapolri: Jangan Ganggu Iklim Investasi

Peningkatan investasi juga perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pekerja. Kapolri mengapresiasi keberadaan SMK Mitra Industri MM2100 yang menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia kompetitif.

Ia berharap semakin banyak pekerja Indonesia memiliki kompetensi untuk mengisi posisi manajerial maupun strategis di perusahaan.

Sinergi pemerintah, dunia usaha, investor, dan pekerja dinilai menjadi kunci agar investasi terus tumbuh, lapangan kerja semakin luas, dan kesejahteraan pekerja meningkat menuju Indonesia Emas 2045.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

mpo slot slot gacor harum100 slot gacor slot gacor