Dark/Light Mode

BNPB Tegaskan Anggaran Penanganan Karhutla Tak Dikurangi

Sabtu, 12 September 2026 14:19 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., (memegang microphone) memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kalimantan Tengah, di Palangka Raya, Jumat (11/9/2026). (Foto: BNPB)
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., (memegang microphone) memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kalimantan Tengah, di Palangka Raya, Jumat (11/9/2026). (Foto: BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menegaskan, anggaran penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Indonesia tidak mengalami pengurangan meski pemerintah melakukan penyesuaian anggaran.

"Anggaran untuk penanganan bencana itu tidak ada batasnya. Kebijakan efisiensi itu untuk belanja rutin kantor atau perjalanan dinas. Namun untuk operasional bencana, apa pun yang dibutuhkan di lapangan, kita kerja dulu dan seluruhnya didukung penuh oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan," kata Suharyanto seusai memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, dikutip dari situs BNPB, Sabtu (12/9/2026).

Ia menjelaskan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah hanya menyasar belanja operasional rutin instansi, seperti perjalanan dinas dan konsumsi rapat.

Baca juga : TNI Perkuat Penanganan Karhutla dan Bencana, Tuai Apresiasi di Medsos

Sementara itu, kebutuhan penanggulangan bencana didukung penuh pemerintah pusat sesuai kebutuhan riil di lapangan tanpa dibatasi nominal anggaran.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, BNPB memobilisasi armada udara untuk mendukung operasi pemadaman dan pencegahan karhutla di Kalimantan Tengah.

Satgas Udara disiagakan dengan sejumlah helikopter water bombing yang berstatus siap operasi, antara lain Kamov KA-32AO, SA330J PUMA, Sikorsky S-61N, dan AS 332L Super Puma.

Baca juga : Wapres Temui Keluarga Petugas Yang Gugur Saat Tangani Karhutla

BNPB juga melakukan pemeliharaan rutin terhadap pesawat patroli AS350B3 dan helikopter water bombing Blackhawk EH-60A.

Untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), BNPB mengerahkan pesawat C206B EX, sementara Kementerian Lingkungan Hidup mengerahkan pesawat CASA. Masing-masing pesawat telah melaksanakan satu sortie dengan sasaran wilayah strategis, antara lain Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Katingan, dan Kota Palangka Raya.

Selain dukungan udara, BNPB memperkuat penanganan karhutla di lapangan dengan menyalurkan bantuan logistik dan peralatan taktis ke empat daerah prioritas, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Kapuas.

Baca juga : CBI Group dan SSMS Salurkan Rp 2,24 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Setiap daerah menerima 30 rol selang lempar berukuran 1,5 inci, lima nozzle jet 1,5 inci, lima konektor Y 1,5 inci, lima adaptor 1,5 inci, serta dua mesin pompa khusus sumur bor.

BNPB juga menyalurkan masing-masing 300 kotak masker untuk melindungi personel dan masyarakat dari dampak asap karhutla.

Penambahan peralatan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan teknis Satgas Darat tetap terpenuhi, terutama menghadapi kondisi sumber air yang semakin jauh sehingga membutuhkan jaringan selang lebih panjang dalam operasi pemadaman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

mpo slot slot gacor harum100 slot gacor slot gacor