Dark/Light Mode

13% Pelajar Tangsel Anemia, Pemkot Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Sabtu, 19 September 2026 12:44 WIB
Foto: Pemkot Tangsel
Foto: Pemkot Tangsel

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen mengalami anemia.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, hasil CKG juga menemukan sejumlah kondisi kesehatan lain yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi memengaruhi aktivitas dan proses belajar pelajar.

“Jadi dari hasil cek kesehatan gratis kita temukan fakta bahwa anak-anak seusia mereka ini ada empat kondisi, bukan penyakit ya, risiko,” ujar Benyamin dalam kegiatan Kampanye dan Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat di SMPN 13 Tangerang Selatan, Jumat (18/9/2026).

Ia menjelaskan, empat kondisi yang ditemukan melalui CKG tersebut meliputi anemia, masalah kesehatan gigi seperti gigi berlubang, kecemasan atau stres ringan, serta penurunan ketajaman penglihatan.

Menurut Benyamin, anemia lebih banyak ditemukan pada pelajar perempuan. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena dapat memengaruhi kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Baca juga : BKN Rekomendasi Perpanjangan Sekda Tangsel Bambang Noertjahjo

“Risiko yang pertama adalah anemia. Mereka kekurangan darah. Jadi anak-anak wanita kemarin dikumpulkan dan ternyata mereka paling banyak mengalami kekurangan darah,” katanya.

Selain anemia, kecemasan ringan yang ditemukan pada pelajar dapat berkaitan dengan berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, seperti kekhawatiran terhadap tugas sekolah, ketakutan tidak naik kelas, hingga kekhawatiran dimarahi orang tua.

Sementara itu, penurunan ketajaman penglihatan salah satunya dapat berkaitan dengan kebiasaan menggunakan telepon seluler dalam jarak dekat.

Benyamin mengatakan, kondisi tersebut dapat menyebabkan pelajar mengalami kesulitan melihat tulisan di papan kelas sehingga berpotensi mengganggu proses pembelajaran.

Sebagai tindak lanjut hasil CKG, Pemkot Tangsel menggelar gerakan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak, terutama bagi remaja putri.

Baca juga : Pemkot Tangsel Kukuhkan Bambang Noertjahjo Lanjut Jabat Sekda

Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah anemia sejak usia sekolah sekaligus membangun kebiasaan pelajar untuk menjaga kesehatan secara mandiri.

“Kami harapkan mereka bisa melakukan secara mandiri ya, minum tablet tambah darah ini,” ujar Benyamin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan pencegahan anemia pada remaja putri penting dilakukan sebagai bagian dari persiapan kesehatan sebelum memasuki usia pernikahan dan kehamilan.

Menurut dia, anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan risiko stunting sehingga pencegahannya perlu dilakukan sejak masa remaja.

“Sebenarnya ini upaya kita dari dulu ya, bagaimana remaja ini tidak mengalami anemia. Sehingga, nanti dia bisa melahirkan juga generasi-generasi yang sehat gitu,” katanya.

Baca juga : Percepat Realisasi Pembangunan JPO, UIN Jakarta Koordinasi dengan Pemkot Tangsel

Untuk memastikan pemberian TTD berlangsung secara berkelanjutan, sekolah mulai mengintegrasikan konsumsi TTD ke dalam kegiatan rutin.

SMPN 13 Tangerang Selatan, misalnya, berkomitmen menggelar Aksi Bergizi setiap Jumat. Dalam kegiatan tersebut, para pelajar makan makanan bergizi bersama sekaligus mengonsumsi TTD dengan pendampingan pihak sekolah.

Pemkot Tangsel selanjutnya akan memperluas program tersebut ke jenjang pendidikan lainnya.

Setelah dilaksanakan di tingkat SMP, kegiatan serupa dijadwalkan menyasar pelajar SMA sebagai bagian dari upaya memperluas pencegahan anemia di kalangan remaja di Kota Tangerang Selatan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.