Dark/Light Mode

Jelang Pemilu 2029

Bawaslu Benahi Tata Kelola, Perkuat Manajemen Talenta

Selasa, 22 September 2026 06:50 WIB
Anggota Bawaslu, Herwyn JH Malonda. (Foto: Dok. Bawaslu)
Anggota Bawaslu, Herwyn JH Malonda. (Foto: Dok. Bawaslu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus membenahi tata kelola internal sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Salah satunya melalui penerapan manajemen talenta untuk memastikan penempatan dan pengembangan pegawai berbasis kompetensi.

Anggota Bawaslu, Herwyn JH Malonda, mengatakan, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) harus memastikan kompetensi pegawai sesuai dengan kebutuhan jabatan. Menurutnya, pemenuhan jumlah pegawai tidak cukup jika tidak dibarengi kemampuan yang sesuai dengan tugas dan kewenangan.

Manajemen talenta, lanjut Herwyn, dapat menjadi instrumen untuk memetakan kualifikasi dan kompetensi pegawai sebelum ditempatkan pada jabatan tertentu. Hal itu penting agar pengisian jabatan tidak sekadar bertujuan memastikan posisi terisi, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan pegawai dalam menjalankan tugasnya.

Baca juga : Golkar Jadikan Bandar Lampung Basis Pemenangan Pemilu 2029

“Banyaknya orang yang bekerja belum tentu dia mampu untuk jabatan-jabatan tertentu. Harus diakui, sering kali dalam posisi ini, yang penting posisinya terisi dulu,” kata Herwyn, Senin (21/9/2026).

Herwyn menambahkan, pegawai yang telah melalui proses penilaian dalam manajemen talenta tetap perlu diberikan ruang untuk mengembangkan karier sesuai kompetensinya.

Menurutnya, mekanisme tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi pegawai internal Bawaslu yang memiliki prestasi, kualifikasi, dan kompetensi untuk menduduki jabatan yang sesuai.

Baca juga : BRI Gaspol KPP Sokong Program 3 Juta Rumah

“Manajemen talenta itu dapat melindungi jajaran internal kita. Jikalau nanti ada pendatang untuk mengisi jabatan, internal Bawaslu masih bisa diprioritaskan terlebih dahulu,” ujarnya.

Selain penempatan, Herwyn menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sebagai bagian dari pengembangan pegawai. Ia menyebut pelatihan, program pengembangan, hingga short course dapat diberikan kepada pegawai yang masih memiliki kekurangan kompetensi.

Pengembangan kapasitas tersebut, menurut Herwyn, juga dapat menjadi bentuk penghargaan bagi pegawai yang menunjukkan prestasi dan kinerja terbaik. Dia menilai, kesempatan meningkatkan kapasitas secara konkret dapat menjadi bentuk apresiasi selain pemberian sertifikat.

Baca juga : Suahasil Tancap Gas

“Harapannya penerapan manajemen talenta dapat memperkuat pengelolaan kepegawaian Bawaslu melalui penempatan dan pengembangan pegawai yang mengacu pada kompetensi serta kinerja," katanya.

Dia juga menekankan perlunya sinkronisasi antara kebijakan pimpinan dan pengelolaan kepegawaian. Dengan begitu, Sekretariat Jenderal dapat menjalankan perannya sebagai supporting system sekaligus mitra kerja dalam mendukung tugas-tugas kelembagaan Bawaslu.

Senada, Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait mendorong pengembangan SDM diarahkan untuk memperkuat fungsi sekretariat jenderal sebagai supporting system kelembagaan. Dia mengatakan, peningkatan kapasitas pegawai disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.