Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pakar Apresiasi Program Pendidikan Bermutu Mendikdasmen
Selasa, 22 September 2026 16:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menjadi perhatian dalam seminar nasional bertajuk “Pendidikan Bermutu untuk Semua: Menciptakan Generasi Terampil, Kompeten dan Mengglobal” yang digelar di Aula SMK Negeri 7 Kota Serang, Senin (21/9/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Hj. Sunariah, Kepala SMKN 7 Kota Serang; Budy Sugandi Direktur Eksekutif Cendekia Madani, serta Dr. Ahmad Munji pemerhati kebijakan pendidikan.
Dalam forum tersebut, para narasumber memberikan perhatian terhadap arah transformasi pendidikan nasional sekaligus mengapresiasi berbagai program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di bawah kepemimpinan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.
Budy Sugandi mengatakan, agenda Pendidikan Bermutu untuk Semua merupakan gagasan penting karena kualitas pendidikan harus dirasakan oleh seluruh peserta didik, baik melalui peningkatan mutu pembelajaran, pemerataan akses, penguatan karakter maupun pengembangan kompetensi.
Baca juga : Kemendikdasmen Luncurkan Dapodik LPK 2026, Permudah Pemutakhiran Data
“Kami mengapresiasi arah kebijakan Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Prof. Abdul Mu’ti yang terus mendorong pendidikan bermutu untuk semua. Pendidikan hari ini harus mampu mempersiapkan anak-anak Indonesia menjadi generasi yang terampil, kompeten, berkarakter, adaptif terhadap teknologi, dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Budy.
Menurut Budy, sejumlah program prioritas Kemendikdasmen 2026 menunjukkan perhatian terhadap berbagai aspek pendidikan, antara lain revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, perluasan Program Indonesia Pintar (PIP) dan penguatan pembelajaran mendalam.
Kemendikdasmen mencatat target revitalisasi 11.744 satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran pada 288.865 satuan pendidikan untuk 2026.
“Yang menarik adalah bagaimana pembangunan pendidikan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas proses belajar dan kualitas sumber daya manusia. Ini yang perlu terus dikawal bersama agar kebijakan nasional benar-benar memberikan dampak di ruang kelas,” katanya.
Baca juga : Keterampilan Spa Buka Peluang Alumni PKK Bekerja di Luar Negeri
Kepala Sekolah: Kebijakan Harus Hadir di Ruang Kelas Kepala SMKN 7 Kota Serang, Dr. Hj. Sunariah mengatakan, sekolah menyambut baik berbagai kebijakan yang mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan kompetensi peserta didik.
“Kami menyambut baik berbagai kebijakan Kemendikdasmen dalam mendorong pendidikan yang bermutu, relevan, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik. Bagi kami di sekolah, kebijakan tersebut harus diterjemahkan menjadi pembelajaran yang semakin berkualitas, penguatan karakter, serta pengembangan keterampilan siswa agar mereka siap melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja,” ujar Sunariah.
Pembelajaran Mendalam dan Penguatan Karakter
Budy juga menyoroti kebijakan Pembelajaran Mendalam yang menjadi salah satu fokus Kemendikdasmen.
Baca juga : Pemulihan Pendidikan di NTT, 187 Bantuan Revitalisasi dan 672 RKS Mulai Berjalan
Kementerian menjelaskan pendekatan tersebut diarahkan pada proses pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, dengan memberikan ruang kepada peserta didik untuk memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan pengetahuan dalam kehidupan nyata.
Selain itu, penguatan karakter melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat juga dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda. Gerakan tersebut mencakup kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya