Dark/Light Mode

Hadiah OSN Dinilai Masih Kecil, Mendikdasmen Cari Tambahan Anggara

Senin, 7 September 2026 10:00 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti. (Foto: Dok. Mendikdasmen)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti. (Foto: Dok. Mendikdasmen)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mencari tambahan anggaran setelah hadiah Olimpiade Sains Nasional (OSN) dinilai masih kecil. Pemerintah menyiapkan sumber pendanaan lain agar apresiasi bagi murid berprestasi dapat ditambah.

Mu’ti mengatakan, keterbatasan anggaran Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) berdampak pada besaran hadiah bagi pemenang OSN 2026. Pemerintah, kata dia, tetap berupaya menjaga pembinaan prestasi murid meski ruang anggaran terbatas.

“Kami terus berusaha mendukung dan mengapresiasi prestasi anak bangsa. Mohon maaf kalau mungkin hadiahnya tidak besar,” ujarnya dalam keterangan pers, dikutip Minggu (6/9/2026).

Pernyataan itu disampaikan setelah nominal hadiah pemenang OSN 2026 jenjang SD dan SMP menjadi sorotan. Berdasarkan pengumuman Puspresnas, juara dengan medali emas memperoleh Rp 3 juta, perak Rp 2 juta, sedangkan perunggu Rp 1 juta.

Baca juga : Mendikdasmen Sarankan PJJ untuk Daerah Terdampak Berat Erupsi Anak Krakatau

Mu’ti membenarkan adanya pengurangan anggaran yang signifikan di Puspresnas. Kondisi itu membuat kementerian mencari alternatif pembiayaan agar nilai apresiasi kepada para juara dapat ditingkatkan.

“Kami sedang mencari skema supaya anggarannya dapat diambil dari sumber-sumber lain sehingga anggaran hadiahnya dapat ditambah,” terang Mu’ti.

Menurut Mu’ti, keterbatasan nilai hadiah tidak boleh dilihat sebagai berkurangnya perhatian Pemerintah terhadap murid berprestasi. Pembinaan tetap diberikan setelah kompetisi nasional, termasuk melalui kesempatan mengikuti ajang internasional.

Pada 2026, sebanyak 420 juara ajang nasional dibina Puspresnas bersama mitra sebagai persiapan mengikuti kompetisi internasional. Sebanyak 79 murid kemudian dikirim sebagai delegasi indonesia ke berbagai ajang internasional.

Baca juga : Mendikdasmen Abdul Mu’ti Minta Maaf Hadiah Medali OSN Dipangkas, Ini Alasannya

Para delegasi yang telah berkompetisi berhasil meraih 47 penghargaan internasional. raihan itu terdiri atas tujuh emas, 17 perak, 23 perunggu, dan lima honorable mention.

Dia mengatakan, penghargaan bagi murid berprestasi tidak berhenti pada uang pembinaan. Para juara juga mendapat kesempatan mengembangkan talenta serta akses pendidikan melalui program beasiswa.

“Tapi jangan dilihat penghargaannya hanya dari sisi hadiahnya ya, karena mereka yang juara juga dapat prioritas untuk beasiswa dari LPDP,” katanya.

Mu’ti menilai, dukungan pendidikan tersebut memiliki nilai yang lebih panjang bagi murid dibandingkan uang penghargaan yang diterima setelah kompetisi. Karena itu, keterbatasan hadiah tidak berarti Pemerintah mengabaikan capaian para juara.

Baca juga : Kemendikdasmen Bina Talenta Berprestasi hingga Ajang Internasional

“Tentu uang penting, tetapi beasiswa menurut saya jauh lebih penting,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.