Dark/Light Mode

Anas Sambut UU Reforma Agraria, Sebut Sangat Pancasilais

Kamis, 24 September 2026 09:38 WIB
Koordinator Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Anas Urbaningrum (Foto: Istimewa)
Koordinator Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Anas Urbaningrum (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Koordinator Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Anas Urbaningrum menyambut baik disahkannya Undang Undang (UU) Reforma Agraria oleh DPR. Ia menyatakan, regulasi tersebut sentral yang sangat Pancasilais untuk mengoreksi ketimpangan penguasaan lahan di Indonesia.

Menurutnya, UU ini menjadi salah satu aturan terbaik dan terpenting secara ekonomi-politik pada periode sekarang. “Ini beleid yang sangat Pancasilais. Tidak harus menjadi komunis untuk pro terhadap reforma agraria,” ujar Anas, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (24/09/2026).

Baca juga : Revisi UU Pemilu, Anas Sarankan Pileg & Pilpres Dipisah

Anas menegaskan, politik pertanahan yang baik tidak hanya bertumpu pada kepastian hukum, perlindungan hak, transparansi administrasi, dan keberlanjutan lingkungan. Lebih dari itu, negara harus mampu menjamin keadilan sosial serta pemerataan pemanfaatan tanah.

Oleh karena itu, hadirnya UU Reforma Agraria dianggap sebagai batu pijakan kuat untuk memperbaiki ketimpangan tersebut. Anas pun mendorong Pemerintah agar segera menggalakkan program redistribusi lahan kepada masyarakat yang tidak memiliki tanah (tuna lahan).

Baca juga : Gerindra Kawal Revisi RUU Reforma Agraria

“Reforma agraria bukan sekadar bagaimana negara mendistribusikan tanah secara adil dan produktif. Ini adalah kewajiban negara untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan akses lahan, ruang hidup, dan kesempatan untuk kehidupan yang layak,” ujar eks Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.