Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- BRI Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik di Indonesia Hasil Berorientasi Nasabah
- Kabut Asap di Danau Toba, ASDP Perkuat Kewaspadaan & Optimalkan Navigasi Kapal
- Hajar Man City, PSG Bikin Inggris Merana
- Vinicius Junior Protes Hukuman 4 Laga
- Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla
Bupati Klaten dan Kepala BPK Jateng Tiba di Gedung KPK Usai di-OTT
Jumat, 16 Oktober 2026 07:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (16/10/2026) pagi, setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
Ia tiba bersama Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, yang turut diamankan dalam operasi tersebut, serta delapan orang lainnya.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, dari total 19 orang yang diamankan oleh tim KPK di wilayah Klaten, sembilan orang di antaranya dibawa tadi malam berangkat dari Klaten menggunakan kereta dan pagi ini sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 07.00.
"Sehingga total yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan ada 10 orang, yakni sembilan orang yang dibawa dari Klaten dan satu orang yang diamankan di wilayah Jakarta," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jumat (16/10/2026).
Baca juga : Terkait Dugaan Suap Perizinan Hingga Audit, KPK OTT Bupati Klaten
Dari pantauan di Gedung Merah Putih KPK, rombongan Bupati tiba sekitar pukul 06.58 WIB. Bupati Hamenang Wajar Ismoyo tampak mengenakan jaket dan topi warna hitam. Dia juga memakai masker.
Saat disapa, Bupati meletakkan lengan kanannya di dada lalu menunduk, sebelum naik ke lantai 2 ruang pemeriksaan.
Sementara tangan kirinya menarik koper. Beberapa pihak lainnya turut masuk dengan dikawal petugas. Bahkan ada juga yang membawa tong plastik besar berwarna biru.
Sebelumnya, Budi mengatakan petugas melakukan OTT di wilayah Jakarta dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Kamis (15/10/2026).
Baca juga : OTT Klaten, KPK Juga Amankan Kepala BPK Jateng
Dari kegiatan penyelidikan tertutup itu, petugas mengamankan sebanyak 20 orang.
"Salah satunya adalah Bupati Klaten, di mana para pihak tersebut diamankan di wilayah Klaten dan Jakarta," beber Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026) malam.
KPK turut mengamankan barang bukti yang di antaranya uang tunai. Jumlah pastinya masih dalam penghitungan.
"Sementara mulainya sekitar Rp 1 miliar rupiah," imbuhnya.
Baca juga : KPK: OTT Bupati Klaten Terkait Dugaan Pengadaan, Perizinan, Hingga Audit BPK
Budi membeberkan, OTT ini terkait dua perkara dugaan korupsi. Pertama, dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara di lingkungan Kabupaten Klaten terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan penerimaan lain dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Klaten.
Kedua, terkait dugaan pemberian dari oknum Pemkab Klaten kepada oknum Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Pemberian tersebut berkaitan dengan proses pemeriksaan atau audit oleh BPK di Pemkab Klaten.
"Sehingga dari pihak-pihak yang diamankan dalam peristiwa tangkap tangan ini, selain penyelenggara negara yakni Bupati Klaten. Juga ada sejumlah ASN, baik dari lingkup Pemkab Klaten maupun ASN dari BPK. Selain itu, juga ada beberapa orang dari unsur swasta," lanjut Budi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya