Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Muktamar XXI IMM Digelar 21-23 Januari 2027 Di Kalimantan Selatan
- Weekend Career Class GSSD UI Dan Tazakka Ajak Anak Muda Rancang Karier Bermakna
- Kalapas Garut: Pengawasan Harus Cegah Masalah Pemasyarakatan Berulang
- Marc Klok Pede Persib Taklukkan Persik
- Riko Simanjuntak Pede PSS Sleman Curi Poin di Kandang Persebaya
BIMA: Arah Pembangunan Prabowo-Gibran On The Track, Berpihak Kepada Rakyat
Minggu, 18 Oktober 2026 20:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Barisan Insan Muda (BIMA) H. Syarief Hidayatullah menilai, arah pembangunan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sudah tepat karena mengedepankan kepentingan rakyat.
Meski demikian, ia mengakui pelaksanaan sejumlah program masih menghadapi tantangan sehingga hasilnya belum optimal.
Menurut Syarief, kebijakan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas berpotensi berbenturan dengan kepentingan kelompok tertentu, termasuk oligarki yang selama ini diuntungkan oleh pola kebijakan sebelumnya.
Baca juga : Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-75 untuk Prabowo
Kondisi tersebut menjadi salah satu dinamika yang perlu dipahami dalam menilai langkah pemerintah.
"Minimal arah pemerintahan ini sudah jelas, berpihak ke rakyat, meski harus menerima banyak tantangan karena tidak bisa memuaskan semua pihak," ujar Syarief dalam keterangan Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Minggu (18/10/2026).
Ia juga mengajak masyarakat memahami pengaruh situasi geopolitik global dan dinamika domestik terhadap pelaksanaan program pemerintah. Ketidakpastian ekonomi dunia serta berbagai persoalan di dalam negeri dapat memengaruhi kecepatan dan efektivitas pembangunan, sehingga sejumlah kebijakan yang dirancang untuk membantu masyarakat belum memberikan hasil maksimal.
Baca juga : Padamkan Karhutla, Negara Lain Yang Mau Bantu, Silakan Datang
Karena itu, Syarief menilai evaluasi terhadap Pemerintah perlu dilakukan secara objektif dengan melihat arah kebijakan, kendala pelaksanaan, dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Dia mendorong pemerintah untuk terus memperbaiki implementasi program, memastikan ketepatan sasaran, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Menurutnya, dukungan kepada pemerintah tidak berarti menghilangkan ruang kritik. Masukan yang konstruktif justru diperlukan agar kebijakan yang telah dirancang dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.
Baca juga : Daya Beli Dan APBN Pacu Ekonomi Tumbuh 5,45 %
Menutup keterangannya, Syarief mengajak masyarakat untuk mengambil peran nyata dalam mendukung pembangunan nasional, mulai dari menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing, mengawasi pelaksanaan program Pemerintah, menyampaikan kritik berdasarkan fakta, hingga berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
"Jangan mudah terpecah oleh perbedaan politik atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita jaga persatuan, dukung kebijakan yang membawa manfaat bagi rakyat, dan berikan masukan apabila ada yang perlu diperbaiki," imbaunya.
"Kita kawal bersama agar program Pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat, karena kemajuan bangsa membutuhkan keterlibatan kita semua," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya