Dark/Light Mode

Pagi Ini, Gunung Anak Krakatau Sudah Tiga Kali Batuk-Batuk

Selasa, 20 Oktober 2026 09:49 WIB
Ilustrasi visual Gunung Anak Krakatau saat mengalami erupsi. (Foto: PVMBG)
Ilustrasi visual Gunung Anak Krakatau saat mengalami erupsi. (Foto: PVMBG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung sudah tiga kali mengalami batuk-batuk alias erupsi pada Selasa (20/10/2026) pagi, masing-masing terjadi pada pukul 06.27, 06.40, dan 06.57 WIB. 

Visual letusan pada ketiga erupsi tersebut tidak teramati. Namun, erupsi ketiga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 32 detik. 

Baca juga : Gunung Anak Krakatau Naik Status Ke Level III Siaga, Tak Ada Potensi Tsunami

Terkait hal tersebut, Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau serta pengunjung/wisatawan/pendaki, agar tidak memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 5 km dari pusat erupsi Anak Krakatau.

Larangan serupa juga dilakukan dalam wilayah radius 1 km dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.

Baca juga : Badan Geologi Bantah Isu Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau

Masyarakat juga diminta mewaspadai ancaman bahaya lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, dan potensi erupsi sekunder yang ditimbulkan oleh kontak panas lava, baik dengan air laut maupun air hujan dalam radius 5 km dari pusat erupsi Anak Krakatau.

"Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunung Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami. Masyarakat dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat," imbau PVMBG dalam keterangan resmi, Selasa (20/10/2026).

Baca juga : Gunung Semeru Terpantau 7 Kali Erupsi Hari Ini, Durasi Terakhir 155 Detik

Informasi terkait aktivitas gunung api, dapat diperoleh dengan menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi (022) 7272606 di Bandung (Provinsi Jawa Barat) atau Pos Pengamatan Gunungapi Krakatau (0254) 651449 atau 085846324506 di Pasauran (Provinsi Banten).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.