Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menhut: Prabowo Salurkan Rp 200 Miliar untuk Penanganan Karhutla di Sumsel
Senin, 26 Oktober 2026 17:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp 200 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel).
Bantuan yang disalurkan dalam dua tahap tersebut menyasar pemerintah provinsi serta sejumlah kabupaten dan kota sesuai status kedaruratan di masing-masing daerah.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan hal tersebut dalam rapat terbatas penanganan karhutla bersama Gubernur Sumsel Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, serta para bupati dan wali kota se-Sumsel, Senin (26/10/2026).
“Tahap pertama Banpres dari Presiden Prabowo sudah keluar. Banpres ini dilihat dari status kedaruratan,” ujar Raja Juli.
Baca juga : I Wayan Sudirta: Penegakan Hukum Karhutla Harus Sasar Aktor Intelektual
Pada tahap pertama, Banpres sebesar Rp 100 miliar disalurkan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel dan empat kabupaten, yakni Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Ogan Ilir.
Selanjutnya, pada tahap kedua, pemerintah menyalurkan tambahan Rp 100 miliar kepada 10 kabupaten dan kota. Daerah penerima meliputi Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kota Palembang, Ogan Komering Ulu Selatan, Musi Rawas, Empat Lawang, Kota Prabumulih, dan Lahat.
Dengan penyaluran dua tahap tersebut, total Bantuan Presiden untuk penanganan karhutla di Sumsel mencapai Rp 200 miliar.
Raja Juli menegaskan, pemberian bantuan mempertimbangkan status kedaruratan karhutla di setiap daerah.
Baca juga : Soal Ijazah Gibran, Gerindra: Tak Boleh Ada Perintah Tambahan di Luar Putusan MK
Karena itu, ia meminta pemerintah daerah mengelola dan menggunakan anggaran secara transparan serta akuntabel, dengan memastikan penggunaannya berkaitan langsung dengan penanganan karhutla.
“Mohon digunakan dengan transparan dan akuntabel. Ini dana dari Presiden Prabowo Subianto untuk karhutla, maka dipergunakan untuk yang berkaitan dengan karhutla,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Banpres tersebut merupakan dukungan tambahan di luar dana siap pakai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), anggaran Kementerian Kehutanan untuk operasi modifikasi cuaca (OMC) dan water bombing, serta anggaran yang bersumber dari APBD.
Pemerintah pusat dan daerah diharapkan terus memperkuat sinergi untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.
Baca juga : Atasi Karhutla Bromo dan Ijen, Pemerintah Tambah Water Bombing hingga OMC
Dengan demikian, upaya penanganan karhutla di Sumsel dapat berjalan lebih efektif sesuai kebutuhan dan kondisi kedaruratan di lapangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya